Monthly Archives: Oktober 2012

Memahami


: Jeng Ratih-ku sayang

 

pagi ini aku bangun lebih dulu

memasak nasi

dan lauk yang aku bisa membuatnya

juga menyeduhkan teh untukmu

 

pagi ini aku bangun lebih dulu

membersihkan dapur

dan ruang lain yang aku sanggup membersihkannya

juga mencucikan pakaianmu

 

pagi ini aku bangun lebih dulu

untuk memahami

betapa besar cinta yang engkau

berikan setiap pagi

pada

: ku

 

Bumi Delta, 28 Oktober 2012

 

 

Iklan

Buku Mahal dan Generasi Membaca


Catatan Must Prast

editor Jawa Pos

Senin pagi itu, 22 Oktober 2012, ponselku bergetar. Ada pesan pendek masuk. Pengirimnya adalah Sekretaris Ikatan Guru Indonesia (IGI) Cabang Bogor Lisda Harahap. Ia bermaksud memesan sepuluh eksemplar buku Apa Yang Berbeda dari Guru Hebat terbitan Erlangga. Aku lantas mengarahkan beliau untuk menghubungi staf IGI Muhammad Yasin.

Beberapa hari belakangan, permintaan terhadap buku ini meningkat. Setidaknya hal itu berdasar pemesanan yang masuk lewat ponselku atau via e-mail pribadi. Karena memang tidak punya stok, aku menjawab bahwa buku tersebut sudah terdapat di beberapa toko buku. Misalnya, Gramedia.

Masalahnya, tidak semua cabang Gramedia di beberapa kota punya stok buku itu. Untuk memudahkan, aku menyarankan si calon pembeli bisa memesan via online di situs resmi Erlangga. Aku sendiri pernah melakukannya saat memesan lima eksemplar buku di toko belanja online milik Erlangga. Ternyata mudah dan tidak ribet. Hanya dua hari setelah aku mentransfer uang ke Jakarta, pesananku sudah tiba di Surabaya. Read the rest of this entry

Al-Kafiruuuuuuuuuun…


Catatan Must Prast

editor Jawa Pos

Aku kebetulan turut menyunting sebagian naskah buku Memoar Guru yang rencananya dirilis pada November 2012. Sebagian karya tulis guru lainnya dipoles oleh Faradina Izdhihary, guru SMA Negeri 1 Batu.

 Kebetulan pula aku berkesempatan mendapat laporan pandangan mata dari Ali As’ari, peserta program Sarjana Mengajar di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) Unesa yang ditugasi di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pemuda asal Lamongan kelahiran 11 Agustus 1989 tersebut adalah lulusan S-1 Pendidikan Olahraga Unesa. Saat ini ia mengabdi di SMP Negeri 1 Rindi, Kecamatan Waingapu, Sumba Timur.  Read the rest of this entry

Golden Generation


Catatan Eko Prasetyo

editor Jawa Pos

Golden Generation (Dok pribadi)

Dalam rentang antara Agustus hingga Oktober ini, saya harus berkejar-kejaran dengan deadline empat buku sekaligus. Salah satunya adalah Golden Generation, yakni kumpulan tulisan pilihan karya siswa SMA Negeri 5 Surabaya.

Selama kurang lebih tiga minggu pada Agustus lalu yang bertepatan dengan suasana Ramadan, sekolah tersebut mengadakan lomba menulis. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung program gerakan literasi sekolah. Selama kurun waktu itu, terkumpul total 333 tulisan dalam tiga kategori, yakni cerpen, puisi, dan esai. Read the rest of this entry