Monthly Archives: Agustus 2011

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H


Nang Kenjeran sak ndeso numpak kebo

Adoh-adoh mek pingin ndelok segoro

Gak peduli Lebaran Seloso opo Rebo

Kulo sak keluwargo nyuwun ngapuro

Taqabalallahu minnaa waminkum, shiyamana washiyamakum.

Kullu ‘amin wa antum bi khoir.

Selamat Idul Fitri 1432 H

Eko Prasetyo dan keluarga

Puasanya Bapak


Sumber foto: Google

Sungguh orang ini baik betul. Baik perangai maupun tutur katanya. Tipikalnya suka memberikan nasihat kepada para pemuda setempat. Kebapakan. Saya tak tahu namanya. Saya mengenalnya sebagai pemilik warung kopi yang kerap saya singgahi ketika menunggu waktu menjemput istri pulang mengajar.

Read the rest of this entry

Pesan di Jumat Terakhir Ramadan


Gambar: Google

Siang di perempatan dekat pos polisi Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Masih pagi, sekitar pukul 06.00. Motor yang saya naiki bersama istri berhenti saat lampu merah menyala. Kami baru belanja dari Pasar Sepanjang dan bermaksud pulang ke arah Sukodono.

 

Read the rest of this entry

Sapa Hangat untuk Pak Menteri


Gambar: Google

Tiap berkunjung ke Pekalongan, Jawa Tengah, yang selalu teringat di benak saya adalah budaya khas pesisir, pinggiran. Tak jauh beda dengan Surabaya, kota kelahiran saya. Pekalongan terletak kurang lebih 100 kilometer dari Kota Semarang.

Budaya pinggiran selalu cair, apa adanya. Termasuk dalam hal berkomunikasi. Entahlah, tiap ngomongin ini, saya selalu terbayang kenangan perbincangan Jenderal Hoegeng dengan sahabatnya pada 1965.

Medio 1965, tepatnya 19 Juni, Hoegeng dilantik sebagai menteri iuran negara oleh Presiden Soekarno. Hoegeng duduk di kabinet seratus menteri. Menurut pengakuan Hoegeng (Polisi: Idaman dan Kenyataan, 1993), dirinya menjadi menteri atas rekomentasi Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang sederhana dan karismatik itu.

Read the rest of this entry