Katakan Cinta dengan Buku


Tjatatan Must Prast

Klub Baca Buku IGI

 

 

Kalau orang terdekat Anda sedang berultah, adakah kejutan yang Anda berikan? Apa? Nggak ada? Kebangeten! Itu yang mojok, apa yang akan Anda berikan sebagai kejutan? Apa? Innova? Mantabs, yang penting didapat dari kerja halal yak!

September tahun ini nyonya berultah ke-32. Kadonya sudah saya siapkan sejak Juli silam, yakni buku puisi yang saya tulis sendiri. Judulnya Romansa Secangkir Kopi.

Iya sih, saya pun sebenarnya ingin memberikan kado yang out of the box seperti kambing betina yang montok dan sehat. Tapi, angan itu musnah karena kami ndak punya area yang cukup di rumah untuk memelihara kambing.

Mau ngado cincin akik, saya takut diwadulkan ke mertua. Karena hanya bisa menulis, ya saya menyiapkan kado buku yang ditulis sendiri saja. Jadilah Romansa Secangkir Kopi itu. Mengatakan ketulusan cinta dengan buku rasanya akan berbeda. Tentu saja isinya bukan melulu urusan cinta, tapi juga pesan-pesan hidup.

Dua guru besar Unesa yang selalu terlihat memesona dalam berbagai suasana, Prof Lies Amin Lestari dan Prof Luthfiyah Nurlaela, turut memberikan pengantarnya. ”Melalui buku puisi yang dilabeli Romansa Secangkir Kopi ini, kita akan dapat belajar melihat bahwa cinta bisa diungkapkan secara sederhana dengan memotret apa yang kita rasakan dan kita lihat di sekeliling dengan menggunakan bahasa yang sederhana,” tulis Prof Lies.

Bukunya sudah siap, tinggal cara memberikannya agar dapat menciptakan nuansa kejutan. Sebab, kalau kado buku tersebut diberikan sak nyuk begitu saja, rasanya kurang gereget dan terlalu biasa. Tidak ada efek wow.

Bagaimana jika saya meminjam becak yang sering mangkal di Perum Graha Asri Sukodono, lalu menggowesnya hingga ke sekolah tempat nyonya mengajar dan memberikan buku itu dengan memanggilnya melalui toa? Gila! Ini baru mantap brur! Ini cara gila mengatakan cinta dan selamat ultah kepada istri. Saya sudah membayangkan betapa hebohnya saat itu dan keesokan hari nyonya langsung mengajukan surat pengunduran diri.

 

 

31 Agustus 2014

 

 

 

 

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Agustus 31, 2014, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: