Category Archives: Puisi

Beranjak


: Jeng Ratih-ku sayang

berbincang denganmu

ialah sesuatu yang selalu

aku nantikan

maka, beranjak darimu

adalah sesuatu yang tak pernah

aku inginkan

Sidoarjo, 11 Agustus 2015

Iklan

Kopi dan Gula


: Jeng Ratih-ku sayang

tidak ada yang lebih berjasa

antara kopi dan gula

karena keduanya menciptakan

cita rasa

tak ada yang paling berjasa

antara kopi dan gula

sebab menikmatinya menciptakan

romansa

Sidoarjo, 8 Juli 2015

Tergelincir


: Jeng Ratih-ku sayang

jika senja tiba dan matahari

tergelincir bersamanya,

yang tertinggal hanya rinduku

ketika sore menemani kita bercerita

jika fajar menyambut dan rembulan

tergelincir bersamanya,

yang menetap hanya cintaku

ketika pagi bercerita tentang kita

Sidoarjo, 9 April 2015

Kosa Kata


: Jeng Ratih-ku sayang

musim membawa separo diri kita

hingga hujan, terik, dan rindu

menjelma menjadi kosa kata

meramu cinta apa adanya

ia membawa separo jiwa kita

sampai terik, hujan, dan rindu

cinta teramu demikian adanya

oleh kosa kata itu sepanjang musim

Sidoarjo, 7 April 2015