Monthly Archives: Januari 2012

Komunis pun Punya Tuhan


: Jeng Ratih-ku sayang

 

aku percaya Lenin punya tuhan

aku percaya Marx punya tuhan

aku percaya Mao Tse Tung punya tuhan

aku percaya Aidit punya tuhan

artinya, aku percaya komunis pun bertuhan

 

mereka mengelu-elukan politik dan kekuasaan

bagiku, itulah tuhan mereka

 

Graha Pena, 31 Januari 2012

Iklan

Kerbau Waingapu


: Jeng Ratih-ku sayang

 

kukabarkan padamu

tentang berita sahabat di Waingapu

di sana budayanya amat kaya

namun banyak warga yang miskin

sebab dibutuhkan banyak ternak kerbau

untuk disembelih sebagai kurban

di upacara adat kematian atau pernikahan

 

rakyat pun terpojok

-jika tak boleh kukatakan tersiksa-

maka pemda mesti bertindak

bikin perda untuk membatasi jumlah ternak yang disembelih

agar mereka tak lagi sengsara, terbelit kemiskinan

setelah pendidikan bermutu pun belum menyentuh

di sana

di Sumba Timur

 

Graha Pena, 28 Januari 2012

Hadiah dari Yang Berultah


Catatan Must Prast

Petang tadi saya menerobos keramaian Kota Surabaya. Menuju gedung Agus Salim di Jalan Gebang Putih, Sukolilo. Kawasan tersebut termasuk area kampus. Sebab, terdapat beberapa perguruan tinggi di situ. Di antaranya, ITS, Universitas Putra Bangsa (UPB), ITATS, dan Univ. Hang Tuah.

Saya tidak sendiri. Mengantarkan sahabat saya, Pak Imron Wijaya, pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Rembang. Beliau bermaksud menghadiri rapat kerja nasionas (rekernas) IGI di Kota Pahlawan. Jalanan padat, namun tetap lancar.

DI Jalan Ngagel dekat kawasan Bratang, lalu lintas agak tersendat. Pasalnya, ramai Bonek (suporter Persebaya Surabaya). Mereka baru pulang mendukung tim kesayangannya saat melawan Persiba Bantul dari Jogjakarta. Mereka bising dengan suata motor yang sengaja meraung-raung memekakkan telinga. Ada saja Bonek yang bikin ulah. Misalnya, menendang pintu mobil yang dianggap menghalangi laju motor mereka. Bahkan, ada yang teriak-teriak mengejek. Tentu saja mereka membahayakan pengendara lain. Apalagi, beberapa Bonek terlihat tak pakai helm. Read the rest of this entry

Setiap Hari


: Jeng Ratih-ku sayang

 

kusirami bunga-bunga

hijau indah dan penuh warna

senantiasa

 

kuharap segar selalu

kendati di musim kering

selaksa

 

kuperlakukan sebaik-baiknya

karena yakin

akan memanen wanginya

 

jika demikian, tidak bisa tidak

aku ingin memberikannya

untuk

-mu

 

Graha Pena, 27 Januari 2012