Category Archives: Bahasa

Pojok Bahasa: Tempat Dimana Mereka Berdiri


Tjatatan Must Prast

Klub Baca Buku IGI

Sabtu lalu (2/5), bertepatan dengan Hardiknas, saya mengajar di kelas literasi PPPG Unesa. Setelah sebelumnya membimbing kelompok (kelas) II, kali itu saya berinteraksi di kelompok III. Materinya berkaitan tentang jurnalistik.

Setelah pembekalan materi, tiba saat mengevaluasi hasil tulisan mereka. Terus terang para peserta kelas literasi angkatan kedua ini rata-rata memiliki kemampuan menulis yang baik. Hanya, masih banyak di antara mereka yang lengah pada penggunaan kata yang tidak tepat.

Contohnya sebagai berikut.

  1. Kami berhasil menginjakkan kaki di tempat dimana mereka berdiri.
  2. Rumah dimana sang empunya tinggal tersebut kini sepi.
  3. Dimana ia pernah bertemu dengan lelaki itu, hal ini sangat mengesankan baginya.

Read the rest of this entry

Iklan

Pojok Bahasa: Contoh Kalimat Kacau


Tjatatan Must Prast

 

 

 

Saat membuka akun pribadi di Facebook, saya menemukan kalimat kacau. Kalimat tersebut ditulis oleh seorang dosen sebuah perguruan tinggi negeri di Jawa Timur. Status di Facebook itu ditulis pada 3 September 2014. Berikut ini isinya.

Persyaratan untuk mendaftar untuk mengikuti seleksi CPNS guru, mensyaratkan beberapa hal, misalnya, Akta Mengajar, Akreditasi prodi, bahkan sertifikat profesi pendidik. Beberapa alumnus sudah mulai menanyakan beberapa persyaratan di atas kepada pihak jurusan prodi.”

Kalimat di atas tampak kacau dan tidak enak dibaca. Selain adanya pengulangan kata yang tidak perlu, fungsi frasa pembentuk subjek dan predikatnya tidak jelas karena pemakaian tanda baca yang tidak tepat.

Berikut ini contoh-contoh kasus kebahasaan dalam paragraph (status) itu.

(1) Persyaratan untuk mendaftar untuk mengikuti seleksi CPNS guru.…

(2) Persyaratan untuk mendaftar untuk mengikuti seleksi CPNS guru, mensyaratkan beberapa hal,…

(3) Persyaratan untuk mendaftar untuk mengikuti seleksi CPNS guru, mensyaratkan beberapa hal, misalnya, Akta Mengajar, Akreditasi prodi, bahkan sertifikat profesi pendidik.

(4) Beberapa alumnus sudah mulai menanyakan beberapa persyaratan di atas kepada pihak jurusan prodi. Read the rest of this entry

Pojok Bahasa: Pos Satpam


Catatan Eko Prasetyo

Penulis buku Keterampilan Berbahasa: Tepat Memilih Kata

 

 

Pengalaman ini sudah dua kali saya alami. Mungkin Anda pernah mengalami hal serupa. Ketika tiba di sebuah kawasan perumahan di Sidoarjo, saya bingung mencari alamat seorang kawan. Pasalnya, tidak ada papan petunjuk blok seperti yang biasa ada di kompleks.

Karena itu, saya bertanya kepada orang yang kebetulan saya temui. Rupanya, ia bukan warga situ sehingga mengatakan kalimat ini: ”Maaf, saya tidak tinggal di sini, Pak. Silakan tanya pos satpam”.

Tentu saja saya paham maksudnya, yaitu bertanya ke petugas keamanan di pos satpam setempat. Ini bukan persoalan pars pro toto atau totem pro parte dalam istilah kebahasaan, melainkan kasus logika bahasa yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Kalimat ”Silakan tanya pos satpam” bagi sebagian pengguna bahasa Indonesia telah dianggap biasa sehingga dibenarkan. Padahal, kalimat itu tentu saja tidak logis. Sebab, bagaimana mungkin kita bertanya pada pos satpam? Apabila dikaitkan dengan majas personifikasi sekalipun, kalimatnya tetap akan terasa janggal dan mengada-ada. Contohnya, Pos satpam itu menggoda gadis berambut sebahu tersebut untuk bertanya. Read the rest of this entry

Pojok Bahasa: Ratusan Massa


Catatan Must Prast

penulis buku Keterampilan Berbahasa: Tepat Memilih Kata

Saya merasa terganggu saat mendengar frasa ratusan massa di berita televisi. Frasa ini tidak hanya sekali atau dua kali saya dengar dari sang penyiar. Di beberapa liputan, baik penyiar maupun reporter mengucapkan frasa ”ratusan massa” atau ”puluhan massa” ketika terjadi unjuk rasa.

Di media massa cetak serta media daring (online), frasa ini juga kerap muncul, bahkan di judul. Berikut ini contohnya.

  1. Ratusan Massa PPP Gelar Konvoi (Kedaulatan Rakyat, 2/4/2014)
  2. Ratusan Massa Demo Bawaslu (bawaslu.go.id, 28/3/2014)
  3. Dihajar Ratusan Massa (Padang Today, 3/4/2014)
  4. Ratusan Massa KPA-PA Datangi Polres Aceh Barat (Tribun Aceh, 26/2/2014)
  5. Ratusan Massa Tenaga Kerja Honorer Demo di DPR (Republika, 14/3/2014)

Read the rest of this entry