Kacong Menjadi Supervisor Kami


Tjatatan Must Prast

Idola Dasawisma

Bintangnya sedang terang. Itulah Kacong. Pembantu Rektor 1 Unesa Dr Yuni langsung menunjuk Kacong sebagai ketua panitia peluncuran buku 50 Tokoh Inspiratif Alumni Unesa di auditorium Rektorat Unesa pada 16 Juni pagi. Padahal, banyak sosok mentereng macam Pak Khoiri (kepala Pusat Bahasa Unesa), Pak Ihsan (Sekjen IGI), Cak Basir (tokoh ulama Mulyosari), Om Roy (wartawan senior), dan ketua RT Graha Asri Sukodono.

Itu artinya kami semua akan berada di bawah komando Kacong. Betul, dia akan menjadi supervisor dalam hajatan akbar bidang 1 Unesa tersebut.

Saya lalu memimpin rapat terbatas di Griya Literasi terkait persiapan kegiatan itu. Kami sepakat bahwa Kacong itu nggemesno, namun tanggung jawabnya memegang komando acara rektorat dianggap belum layak. Ia terlalu polos. Bahkan, memakai sarung yang baik dan benar saja ia tidak tahu sehingga itunya kerap masup angin.

Di balik hal tersebut, saya mendukung penuh Kacong untuk menjalankan tugasnya. Ia adalah salah satu kader terbaik Griya Literasi yang lulus masa plonco dengan sempurna. Yakni, hafal doa setelah makan dan tulisannya menembus Koran Sindo.

Dalam beberapa rapat kecil, baik di markas besar (foodcourt Unesa) maupun markas maya (grup Whats App), Kacong memberikan instruksi-instruksi agar semua anggota tim menyiapkan konsep dan melaksanakan persiapan acara.

Gila! Rasanya air mata ini tak terbendung lagi tatkala melihat bagaimana pejabat seperti Pak Khoiri, Cak Basir, dan Om Roy tunduk di bawah komando Kacong. Pak Khoiri yang paling sering direpoti oleh Kacong yang baru semester empat itu. Kok gelem se? Wakakak!!!

Saat giliran saya hendak diberi perintah oleh Kacong, saya hanya mengatakan bahwa massa pendukung saya di Sukodono yang sangat militan dan setia. Mereka tidak segan menggebuki orang tak dikenal. Saya menambahkan bahwa saat ini jaringan saya di beberapa media cetak milik Jawa Pos Group sangat kuat. ”Kalau ingin tulisanmu dimuat di koran milik jaringan Jawa Pos Group, ojok kakean polah,” ingat saya. Entah mengapa setelah itu Kacong tak mau memberikan instruksi kepada saya. Sangat mengherankan. Padahal, saya menunggu-nunggu apa tugas yang harus saya kerjakan sebagai anggota tim Kacong. Mbencekno gak se Kacong iki?

Ia juga tidak berani memberikan perintah kepada Om Roy, redaktur harian Duta Masyarakat. ”Jangan sampai panas setahun terhapus hujan sehari. Yaitu, setahun tulisanmu tidak akan dimuat di koran Duta jika kamu memang tidak pernah menulis,” ujar seorang anggota Griya Literasi memberikan nasihat yang filosofis kepada Kacong. Ia pun tersandera kepentingan di tengah bayang-bayang nama besar para seniornya.

Kacong juga diingatkan bahwa Cak Basir adalah redaktur majalah Unesa, sementara Kacong sendiri ialah reporter media tersebut. Alhasil, Kacong mengurungkan niatnya memberikan komando kepada Cak Basir. Embuh! Antik arek iku.

Namun, kami semua sebenarnya sangat mendukung kegiatan peluncuran buku ini. Semua persiapan telah dilakukan secara optimal meskipun konsep acaranya sederhana. Yang penting, terbitnya buku ini harus disyukuri sebagai salah satu bukti komitmen Unesa sebagai kampus literasi. Di balik pembuatan buku ini, ada banyak kisah heroik. Salah satunya, Kacong harus rela ditinggalkan Uul Hasanah karena tak pernah meluangkan waktu komunikasi demi liputan dengan para narasumber buku. Saya sendiri kena kutu air di sela-sela jempol kaki kiri karena sering pakai sepatu sehingga kaki menjadi lembap.

Yang paling melas adalah Rudi, tim reporter kami. Ia bikin tulisan lumayan panjang sampai delapan halaman tentang kisah salah satu alumni. Tapi, yang dimuat di buku hanya dua lembar halaman thok. Itu pun bukan hasil tulisannya.

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Juni 22, 2015, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: