Membaca Finnish Lessons


Tjatatan Must Prast

Klub Baca Buku IGI

Di Kabupaten Sidoarjo, masih dijumpai guru yang tidak tahu adanya buku Finnish Lessons yang ditulis Pasi Sahlberg. Padahal, buku ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang diterbitkan Kaifa (Grup Mizan) tepat pada momen Hari Pendidikan Nasional tahun 2014.

Buku ini sangat layak dijadikan bacaan wajib bagi para guru dan kepala sekolah di Indonesia, juga kalangan orang tua dan pegiat pendidikan. Setidaknya banyak hal terkait prestasi sistem pendidikan Finlandia yang bisa dipelajari dari buku tersebut.

Sebagaimana diketahui, tingkat literasi membaca anak-anak usia dini di Finlandia luar biasa tinggi. Dalam buku Finnish Lessons dijelaskan adanya alasan-alasan kependidikan dan sosiokultural untuk hal itu. Di antaranya, pengajaran membaca di sekolah didasarkan pada perkembangan dan kecepatan individu, bukan pada proses pengajaran yang terstandarkan.

Hal penting lainnya, para orang tua di Finlandia banyak membaca. Buku dan koran pun dengan mudah tersedia melalui jejaring padat perpustakaan. Alasan lainnya, anak-anak usia dini di sana terpapar pada TV dan film yang diberi teks terjemahan. Pemahaman yang baik dalam membaca dan kemampuan mengerti teks dengan cepat merupakan keuntungan besar dalam tes PISA (the Programme for International Student Assessment) yang didasarkan pada kemampuan memahami tugas-tugas deskriptif di semua bidang yang diukur (hal. 263).

Finlandia juga terdepan dalam urusan mencetak guru-guru hebat. Guru merupakan profesi yang menginspirasi dan menarik bagi kaum muda di negara tersebut. Profesi guru di Finlandia sangat dihormati dan mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Guru dipandang sebagai profesi merdeka berstatus tinggi yang setiap tahun mampu menarik lulusan-lulusan terbaik di SMA-SMA Finlandia.

Begitu majunya pendidikan di Finlandia, sampai-sampai majalah Newsweek edisi 24 Mei 1999 menurunkan tajuk Masa Depan Itu Seperti Finlandia. Di dekade pertama milenium ini, Finlandia memang memantapkan reputasi globalnya sebagai model negara pendidikan (hal. 277).

Newsweek memuji cara cerdik Finlandia yang membuatnya mampu menciptakan visi nasional akan masyarakat berbasis inovasi yang memadukan teknologi informasi dan komunikasi. Diakui bahwa salah satu kunci sukses itu adalah kultur Finlandia yang menghargai kecerdikan, kreativitas, dan keberanian mengambil risiko.

Lebih dari itu, penutup buku ini perlu membuat kita merenung. Bahwa kompetisi dan akuntabilitas berbasis tes (yang umum terjadi di sekolah-sekolah Indonesia) adalah jalan buntu. Setidaknya membaca buku ini dapat menghidupkan kembali optimisme akan harapan tentang pendidikan yang baik dan maju di Indonesia. Mengutip ucapan Nelson Mandela, pendidikan adalah senjata ampuh untuk mengubah dunia.

Sidoarjo, 10 Februari 2015

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Februari 10, 2015, in Edukasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: