Daily Archives: Februari 10, 2015

Membaca Finnish Lessons


Tjatatan Must Prast

Klub Baca Buku IGI

Di Kabupaten Sidoarjo, masih dijumpai guru yang tidak tahu adanya buku Finnish Lessons yang ditulis Pasi Sahlberg. Padahal, buku ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang diterbitkan Kaifa (Grup Mizan) tepat pada momen Hari Pendidikan Nasional tahun 2014.

Buku ini sangat layak dijadikan bacaan wajib bagi para guru dan kepala sekolah di Indonesia, juga kalangan orang tua dan pegiat pendidikan. Setidaknya banyak hal terkait prestasi sistem pendidikan Finlandia yang bisa dipelajari dari buku tersebut.

Sebagaimana diketahui, tingkat literasi membaca anak-anak usia dini di Finlandia luar biasa tinggi. Dalam buku Finnish Lessons dijelaskan adanya alasan-alasan kependidikan dan sosiokultural untuk hal itu. Di antaranya, pengajaran membaca di sekolah didasarkan pada perkembangan dan kecepatan individu, bukan pada proses pengajaran yang terstandarkan. Read the rest of this entry

Iklan

English Corner di Jiang Xi Normal University


Tjatatan Must Prast

Klub Baca Buku IGI

Dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One awal Februari lalu, ada pernyataan menarik dari pakar hukum pidana Prof Sahetapy. Ia menyindir banyaknya guru besar di Indonesia yang tidak bisa berbahasa Inggris.

Di dunia pendidikan, kemampuan berbahasa Inggris –terutama bagi akademisi– merupakan salah satu hal yang tak bisa ditawar. Kita bisa melihat Presiden Jokowi yang (maaf) keterampilan bahasa Inggrisnya agak pas-pasan. Contoh paling sahih terlihat ketika beliau tampil berpidato dalam bahasa Inggris di forum APEC lalu. Bagi seorang kepala negara, kompetensi bahasa asing –terutama bahasa Inggris– penting dalam menjalin hubungan diplomasi dengan negara-negara lain. Ini tidak boleh terjadi di kalangan akademisi. Setidaknya itulah yang bisa diterjemahkan dari ucapan Prof Sahetapy tersebut.

Barangkali kita perlu melongok kehidupan para mahasiswa di Jiang Xi Normal University, Kota Nanchang, Tiongkok. Untuk ukuran Tiongkok, Nanchang termasuk kota kecil. Namun, apabila dibandingkan dengan Surabaya yang merupakan kota kedua terbesar di Indonesia, Nanchang jauh lebih besar dan lebih maju.

Dalam hal semangat belajar bahasa Inggris, mahasiswa Jiang Xi Normal University patut diacungi jempol. Tempat favorit untuk mengasah keterampilan berbahasa Inggris adalah taman kampus. Read the rest of this entry