Pojok Bahasa: Pos Satpam


Catatan Eko Prasetyo

Penulis buku Keterampilan Berbahasa: Tepat Memilih Kata

 

 

Pengalaman ini sudah dua kali saya alami. Mungkin Anda pernah mengalami hal serupa. Ketika tiba di sebuah kawasan perumahan di Sidoarjo, saya bingung mencari alamat seorang kawan. Pasalnya, tidak ada papan petunjuk blok seperti yang biasa ada di kompleks.

Karena itu, saya bertanya kepada orang yang kebetulan saya temui. Rupanya, ia bukan warga situ sehingga mengatakan kalimat ini: ”Maaf, saya tidak tinggal di sini, Pak. Silakan tanya pos satpam”.

Tentu saja saya paham maksudnya, yaitu bertanya ke petugas keamanan di pos satpam setempat. Ini bukan persoalan pars pro toto atau totem pro parte dalam istilah kebahasaan, melainkan kasus logika bahasa yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Kalimat ”Silakan tanya pos satpam” bagi sebagian pengguna bahasa Indonesia telah dianggap biasa sehingga dibenarkan. Padahal, kalimat itu tentu saja tidak logis. Sebab, bagaimana mungkin kita bertanya pada pos satpam? Apabila dikaitkan dengan majas personifikasi sekalipun, kalimatnya tetap akan terasa janggal dan mengada-ada. Contohnya, Pos satpam itu menggoda gadis berambut sebahu tersebut untuk bertanya.

Dalam rambu-rambu penulisan judul di media cetak, kata tugas seperti di, ke, ataupun dari tidak bisa serta-merta dihilangkan demi efesiensi atau alasan keterbatasan tempat (space). Sebagai ilustrasi, seandainya kalimat Silakan Tanya Pos Satpam dimuat dalam sebuah judul berita, sudah tentu ini akan menuai komplain. Terbatasnya ruang atau kolom tidak bisa dijadikan alasan untuk menghilangkan kata tugas ke agar kalimat itu tepat dan berbunyi Silakan Tanya ke Pos Satpam.

Interaksi sosial memang membutuhkan bahasa yang komunikatif. Namun, hal itu bukan berarti kita bisa serampangan menggunakannya sehingga bisa terjadi kesalahan logika bahasa. Apalagi jika ketidaklogisan ini dianggap berterima sehingga dianggap tepat.

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Agustus 27, 2014, in Bahasa. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: