Nyala Lilin


: Jeng Ratih-ku sayang

 

ketika lampu di rumah kita padam

sungguh sejujurnya hatiku tenteram

karena kita dapat menyalakan lilin

lalu belajar tentang arti pengharapan

 

saat lampu di kediaman kita padam

tak perlu menyimpan raut muram

masih ada lilin yang bisa dinyalakan

dan belajar tentang makna pengorbanan

 

ketika ia menyala, segala pengharapan kita bersamanya

saat ia habis meleleh, pengorbanannya tetap berarti

jika lilin itu kedamaian, nyalanya adalah cinta

dengan pengorbanan, tak ada cinta yang sia-sia

 

 

Sidoarjo, 8 Juni 2014

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Juni 8, 2014, in Puisi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: