Rawon Paidi


Tjatatan Must Prast

Klub Baca Buku IGI

Di kalangan mahasiswa IKIP Surabaya angkatan 1990-an, hanya ada satu rawon di Surabaya yang suedep. Yakni rawon Pak Paidi. Letaknya tak jauh dari gerbang masuk kampus Ketintang.

Di situ kluweknya tidak disajikan mentah. Eh maaf maksudnya di situ kuahnya harum bukan main. Tidak cepat ngendal. Yang istimewa adalah sajian pas antara tempe, empal, bawang goreng, sambal, plus kerupuk blek.

Inilah yang bikin gengsi makan di rawon Paidi cukup tinggi meski warungnya sederhana. Di kalangan mahasiswa angkatan 1999 seperti saya, kalau mentraktir doi makan pecel dengan lauk tempe lan endog thok, itu berarti duit sedang cekak.

Jika mentraktir doi makan pecel lauk empal tapi lupa bawa dompet, itu artinya apes. Apabila mentraktir doi makan pecel lauk tempe tapi yang bayar ceweknya, ini kok ya ndak malu.

Oke, back to topic, kalau makan rawon dengan lauk lengkap tadi, itu maknanya uang saku baru cair dan bisa angkat gengsi. Nah, makan rawon Paidi bagi mahasiswa IKIP itu mirip makan di Depot Bu Rudi ataupun Depot Bu Kus yang amat kesohor di kalangan berduit di Kota Pahlawan.

Karena ingin bernostalgia masa kuliah, saya mampir ke rawon Paidi. Saya berharap tidak mengalami kejadian seperti di kedai rawon langganan di Sidoarjo. Yakni satu porsi rawon saya lihat isinya lima daging, tapi yang dua daun salam dan dua lainnya gajih. Yang murni daging cuma siji ndil. Diamput!

Menjelang ke Bandung, 28 Mei 2014

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Mei 28, 2014, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: