Guru yang Cari Kerja sebagai Guru


Tjatatan Must Prast

Klub Bloger IGI

Jumat siang, 17 Januari 2014, saya berkesempatan mewawancarai Ir Abdul Kadir Baraja terkait pendirian STKIP Al Hikmah Surabaya. Saya datang langsung ke kantornya di kawasan Dinoyo. Markas PT Abacus dan PT Infoglobal ini tidak asing buat saya.

Dulu yang menarik perhatian saya adalah bengkel milik Infoglobal. Letaknya berada di sebelah utara kantor Abacus. Lahannya lumayan luas.  Dari luar sekilas tempat ini tampak tidak begitu terawat.

Percayalah, saat masuk ke dalamnya, kita bakal dibuat terkagum-kagum. Bengkel ini mengerjakan replace dasbor pesawat militer buatan AS yang dulu pernah kena grounded. Di antaranya, pesawat jet tempur F-5 Tiger dan F-16 Fighting Falcon.

Produk Infoglobal ini sudah teruji. Dari info yang saya dapat, banyak perwira menengah yang merupakan siswa Sekolah Staf dan Komando TNI AU (Seskoau) datang ke situ. Hebatnya, ada pegawai Infoglobal yang tamatan SMK.

Namun, saya tidak ingin bercerita banyak soal ini. Lanjut ke STKIP Al Hikmah, perguruan tinggi ini berniat melahirkan guru-guru pejuang. ”Bukan sekadar guru yang cari kerja sebagai guru,” ujar Kadir.

Ada dua jurusan yang dibuka, yakni pendidikan matematika dan pendidikan bahasa Inggris. Tiap jurusan hanya diisi masing-masing 20 mahasiswa terbaik dari berbagai daerah. Mereka diberi beasiswa penuh selama pendidikan dan diasramakan.

Mereka ini disaring secara ketat. Tidak hanya syarat kecerdasan, tapi calon mahasiswa juga harus benar-benar berminat jadi guru. Selama pendidikan, mereka akan digembleng menjadi guru betulan. YLPI Al Hikmah dikenal memiliki sekolah-sekolah terbaik di Indonesia (mulai TK hingga SMA) dan gudangnya guru serta siswa berprestasi.

Jadi, para mahasiswa ini mulai semester pertama akan praktik mengajar. Sehingga pada tahun ketiga masa pendidikan  mereka benar-benar siap menjadi guru.

Saya pikir ini gagasan brilian. Bangsa ini sedang mengalami krisis moral dengan banyaknya pejabat yang terlibat kasus hukum. Mata rantai ini harus segera diputus. Dan kuncinya ada pada guru.

Masalahnya, tak bisa dimungkiri saat ini banyak anak muda yang menjadikan profesi guru sebagai pilihan kesekian. Mereka baru masuk ke LPTK jika tidak diterima di kampus terbaik seperti UI, UGM, ITS, dan ITB. Yang tertarik jadi guru pun bisa jadi bukan murni panggilan hati lantaran saat ini pendapatan guru sudah lebih baik ketimbang 30 tahun silam.

Guru yang cerdas dan amanah adalah hal mutlak yang dibutuhkan saat ini. Masa depan bangsa ini akan ditentukan oleh mereka. Sebab, merekalah yang mendidik, membina, dan membentuk karakter-karakter calon pemimpin di era mendatang.

Apabila gurunya tidak amanah, sulit berharap agar negara ini bisa bersih dari pemimpin yang korup dan tamak.

Sidoarjo, 20 Januari 2014

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Januari 19, 2014, in Edukasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: