Biogas Teletong Sapi


Tjatatan Eko Prasetyo

Klub Bloger IGI

Saat sowan ke Ponpes Tebuireng akhir tahun lalu, saya berdiskusi dengan beberapa santri senior yang menggawangi media lokal mereka. Obrolannya santai, tapi serius. Salah satu topik yang kami bicarakan terkait dengan salah satu panti asuhan di Kecamatan Diwek, Jombang, yang memanfaatkan energi alternatif dari tahi sapi atau warga setempat menyebutnya teletong.

Seingat saya, pada awal 2013 kiprah panti asuhan tersebut pernah diekspos media nasional seperti Jawa Pos dan Sindo. Nah, di antara kami ada rekan yang tertarik untuk mengadopsi pemanfaatan teletong sapi menjadi biogas.

Listrik di panti asuhan itu (saya lupa namanya) menggunakan energi yang diolah dari biogas teletong. Pengelolanya membuat septic tank khusus untuk menampung kotoran sapi sebagai biogas. Alhasil, sejak 2007 hingga saat ini panti asuhan tersebut mendapatkan suplai listrik dari teletong sapi itu.

Dengan nada setengah guyon, saya bilang ke seorang kawan agar Ponpes Tebuireng segera membeli sapi ternak dan bikin kandang yang besar untuk memperoleh energi alternatif yang murah meriah dari kotoran hewan.

Di tengah ramainya perbincangan soal kenaikan harga elpiji, tampaknya kita tak perlu ikut-ikutan berdebat. Lha wong tahi sapi pun bisa dipakai untuk bahan bakar pengganti elpiji. Tidak perlu menunggu pemerintah, kita selayaknya siap mendukung pengembangan biogas teletong sapi ini. Tinggal persiapkan mental saja, mau atau tidak makan sego sambal iwak pe yang dimasak dari bahan bakar telek sapi.

Sidoarjo, 8 Januari 2013

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Januari 8, 2014, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: