Apa sih Kerjanya Penulis Itu?


Tjatatan Eko Prasetyo

Klub Bloger IGI

Meneruskan tulisan Mbak Sekar, pustakawan sebuah sekolah internasional, di milis IGI, saya punya cerita hampir serupa. Selepas gantung batik, saya sering ditanya, ”Sampeyan sekarang bekerja apa?”

Ya saya jawab apa adanya, ”Nulis buku.” Saya sudah niat, apabila dia bertanya: Nulis buku itu kerja apa, saya akan menjawab dengan sengit, ”Tak tonyo kon yo (Saya jab kamu)!”

Yang mengherankan, masih saja ada yang bertanya soal pekerjaan penulis. Gusti Pengeran sing kuoso, nyuwun pangapunten ingkang katah, izinkan tak tonyo si penanya. Watttaaaa!!!

Okelah, saya tidak ingin terperangkap dalam nafsu sesaat, eh emosi sesaat. Maka, saya menjawab bahwa pekerjaan penulis itu tidak manggul beras seberat 50 kilogram atau menggali tanah untuk saluran pipa PDAM. Saya jelaskan pula bahwa penulis itu saat ini menjadi profesi yang seksi dan macho.

Bagi saya, penulis tidak pernah mengenal kata pensiun. Contoh paling sahih adalah Mama Thea, mantan dosen jurusan bahasa Inggris IKIP Surabaya(Unesa). Ia meluncurkan buku memoarnya pada 1 Desember 2013 pada saat usianya kepala tujuh.

Biasanya, pertanyaan selanjutnya adalah: ”Bagaimana caranya penulis bisa makan?” Kalau ada yang bertanya seperti itu, sudahlah tonyo saja brur! Berikan jab-jab terbaikmu. Pertanyaan tidak level ini kan sudah terang benderang jawabannya: yakni pakai sendok atau muluk dengan tangan kanan. Duh Gusti Pengeran…

Dikiranya penulis itu tidak bisa cari duit buat makan, gitu tah? Bener, tapi nggak bener. Benernya, ada penulis yang memang tidak pandai cari fulus. Ini namanya penulis malas. Nggak benernya, banyak kok penulis yang survive dari hasil menulis. Contohnya Yu Tun, dengan menulis catatan bon para pelanggannya, dia bisa dapat duit. Mblayuuuu!

Kampus Unesa Ketintang, 23 Desember 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Desember 23, 2013, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: