Nokia 5110


Tjatatan Eko Prasetyo

Klub Bloger IGI

Nokia 5110 (Sumber: urbanwormsocial.com)

Nokia 5110 (Sumber: urbanwormsocial.com)

Jika seorang perempuan, ia sosok yang sederhana dan sekel. Itulah Nokia 5510. Layar LCD-nya masih monokrom. Ada antena sebesar jari kelingking pria dewasa dengan ukuran agak kecil. Nada deringnya masih  monophonic. Permainan yang tersemat di dalamnya cukup legendaris: Snake.

Ponsel buatan pabrikan asal Finlandia itu masuk Indonesia sekitar 1998. Gema dan gelora pemasarannya berlanjut hingga awal 2000-an. Generasi setelah Nokia 5110 adalah HP sejuta umat, yakni Nokia 3310.

Dulu saya selalu berangan-angan untuk bisa memiliki Nokia 5110. Kalau melihat pebisnis memakai ponsel itu, rasanya keren sekali. Macho. Apalagi, ukuran hape tersebut memang bongsor.

Ketika Nokia terus berinovasi dan mengeluarkan ponsel bernada dering polyphonic dan kamera VGA pada 2002-2003, kekaguman saya pada Nokia 5110 tidak pudar. Justru menjadi-jadi.

Ponsel pertama yang saya miliki adalah Siemens C45. Tapi, saya masih amat mendambakan memiliki Nokia 5110. Saya sudah yakin bahwa ponsel itu akan menjadi legenda suatu hari. Mengapa saya begitu menginginkannya? Sebab, dibandingkan ponsel lainnya, Nokia 5110 memiliki beberapa kelebihan selain kelebihan berat ponselnya.

Di antaranya, baterainya tergolong awet karena bisa tahan hingga satu bulan jika tak pernah dihidupkan. Saya juga melihat potensi lain dari ponsel ini. Salah satunya bisa dipakai untuk ngulek sambal terasi atau sambal tomat. Yummy! Yang paling mengagumkan, antenanya itu lho…! Kalau Anda tak punya cotton bud, tahu kan maksud saya?

Surabaya, 22 Desember 2013

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Desember 22, 2013, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. nokia 3315 saya suka.
    sayang lenyap.
    jadul itu indah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: