Semifainel


Catatan Eko Prasetyo

Bahasa Indonesia tampaknya kian sulit mendapat tempat di rumah sendiri. Betapa tidak, orang Indonesia lebih suka mengucapkan, misalnya, suatu istilah dengan logat asing seperti bahasa Inggris. Di sisi lain, saat ini amat mudah ditemukan bidang usaha tertentu yang bangga memakai bahasa Inggris. Contohnya, Indah Taylor, Ma’unah Bakery, Bright Kiddie Primary School, IGI Teacher Writing Camp, dan Pertamina Foundation.

Ironisnya, pemimpin negeri ini justru menguatkan opini tersebut. Dalam beberapa forum, seorang pejabat penting negara sering mengucapkan kosakata Inggris di setiap pidato. Kebanggaan berbahasa Indonesia luntur di atas podium.

Sementara itu, di sebagian kalangan masyarakat sendiri masih ada pandangan bahwa bisa berbahasa Inggris merupakan gengsi tersendiri. Tidak heran jika terdapat orang tua yang malah lebih cemas apabila anaknya mendapat nilai rendah pada ujian bahasa Inggris. Ketika, misalnya, si anak memperoleh nilai rendah pada mata pelajaran bahasa Indonesia, ada orang tua yang bersikap biasa-biasa saja. Memprihatinkan.

Yang terbaru, para atlet Indonesia saat ini tengah berlaga di SEA Games Myanmar 2013. Beberapa stasiun televisi pun menayangkan cuplikan dari berbagai cabang olahraga. Termasuk, tayangan langsung sepak bola.

Saya mencatat, seorang komentator selalu mengucapkan kata semifinal dalam logat bahasa Inggris, yaitu semifainel. Hal yang sama dilakukan oleh pemandu acara olahraga ketika suatu pertandingan memasuki babak empat besar.

Celakanya, saat babak puncak digelar, ucapan dalam logat asing itu tidak berubah. Buktinya, kata final tetap diucapkan fainel. Saya merasa cemas. Pasalnya, kegemaran berbahasa Inggris saat ini mulai masuk hingga ke level dusun. Saat berkunjung ke sebuah dusun di Kabupaten Malang, saya tidak lagi mendengar kata dandang (alat untuk memasak nasi), melainkan mejik kom. Weladalah!

Sidoarjo, 10 Desember 2013

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Desember 10, 2013, in Bahasa. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: