Derita Luwak


Catatan Must Prast

Sumber: catpoopcoffeeinc.com

Sumber: catpoopcoffeeinc.com

Ada yang nonton 360 di Metro TV Kamis malam (7/11)? Salah satu tayangannya menguak penderitaan luwak yang dikandangkan demi menghasilkan kopi luwak.

Salah satu lembaga asing pemerhati fauna, PETA, mengungkapkan kisah kelam di balik produksi kopi luwak. Kita tahu bahwa kopi luwak kini kian digemari di dunia. Harganya tergolong fantastis untuk secangkir kopinya, bisa mencapai ratusan ribu. Indonesia dan Filipina menjadi salah satu produsen kopi luwak yang kesohor.

Namun, keuntungan besar yang dijanjikan dalam bisnis ini ternyata menyimpan cerita sedih yang dialami luwak. Dari risetnya, PETA membeberkan bagaimana luwak diperlakukan secara tidak semestinya. Kandangnya kecil dan sempit. Mereka pun hanya diberi makan kopi sehingga kurang asupan gizi. Karena terbiasa bebas di alam liar, setelah ditangkar luwak jadi stres.

PETA pun mengimbau beberapa negara untuk tidak membeli kopi luwak dari Indonesia karena perlakuan yang tidak memperhatikan hak asasi luwak tersebut.

Saya termasuk penikmat kopi. Tapi, saya enggan minum kopi luwak asli Jember yang terkenal itu. Selain ogah beli kopi mahal (mending buat beli cotton bud), saya tidak mau ikut merampas hak asasi musang a.k.a. luwak tersebut.

Semoga pengusaha kopi luwak dan penangkar musang penghasil kopi itu memperhatikan hak-hak fauna ini. Sepertinya kita juga perlu memberikan perlindungan hukum terhadap hewan-hewan liar seperti luwak dengan membikin ILC (Indonesia Luwak Club).

Surabaya, 8 November 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on November 9, 2013, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Propaganda mas.
    Itu ga semua luwak perlakuannya seperti itu. Ajakan untuk tak membeli kopi luwak Indonesia ada tunggangan, memang betul ada segelintir peternak yang memperlakukannya seperti yang dibeberkan tapi tak serta merta men-judge semuanya.

    Idem, mending beli korek kuping sambil ngopi ‘Kapal api’ seribuan ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: