Mengenang Freddie Mercury Malam Ini


Tjatatan Must Prast

Nih penyanyi memang dahsyat banget. Banyak lagu yang ditulisnya menjadi hit di seluruh dunia. Yup, dia Freddie Mercury, pendiri band rock tenar asal Inggris, Queen. Saya ngefans dengan band ini sejak SMP. Salah satu lagunya yang bikin merinding adalah We are The Champion yang musiknya dahsyat punya itu.

Konser Freddie bersama Queen di Wembley pada 1986 dikenang sebagai salah satu konser terbaik di dunia. Freddie benar-benar menunjukkan kualitasnya dalam bermusik dan berolah vokal. Di sisi lain, ia punya selera busana manggung yang mencolok. Eksentrik. Kendatipun merupakan penggemar berat The Beatles (bubar pada 1970), saya tetap lebih suka performa Queen di atas panggung. Ketika konser, Freddie, John Deacon, Bryan May, dan Roger Taylor tetap yang terbaik!

Hebatnya, majalah Rolling Stones pernah menobatkan Queen sebagai band yang beranggota para sarjana kendati tak pernah ada penghargaan resmi atas pengakuan ini. Bikin saya bangga sebagai salah satu fans Queen dan Freddie tentunya. Otak sang pentolan band ini memang encer brur. Dia mampu bikin lagu semagis Bohemian Rapsody (pernah dikaitkan dengan isu paganisme sesuai kepercayaan yang dianut Freddie sebagai Zoroastrian) atau sedahsyat Love of My Life.

Chord-chord yang digunakan Freddie dianggap aneh dan tidak lazim. Namun, itu dicatat sebagai salah satu kehebatan Freddie Mercury. Di antaranya banyak lagunya, baik yang dibawakan bersama Queen maupun secara solo, saya paling suka Jealousy (intronya menghantui banget) dan The Great Pretender dengan kualitas vokalnya yang luar biasa.

Di luar kehidupannya yang glamor, saya juga tertarik mengikuti kisah percintaan Freddie Mercury. Banyak versi yang menuturkan tentang ini. Ada yang menyebut dia seorang gay. Namun, sejarah mencatat bahwa Freddie pernah punya pacar perempuan bernama Mary Austin. Sebelum maut menjemput, Freddie juga memberikan warisan kepada Mary.

Namun, saya lebih percaya bahwa Freddie adalah seorang biseksual. Sebelum isu bahwa dirinya mengidap HIV/AIDS berembus pada 1987, Freddie diketahui menjalin kasih dengan penata rambut tenar Jim Hutton. Laki-laki ini pula yang merawat Freddie pada hari-hari terakhirnya ketika keadaannya dilaporkan sudah buta, lumpuh, dan tubuh tinggal kulit serta tulang. Setelah mengadakan jumpa pers dan akhirnya mengakui bahwa dirinya mengidap HIV/AIDS, Freddie mengembuskan napas terakhir tepat keesokan hari atau pada 24 November 1991. Too much love will kill you (sering ganti-ganti pasangan) agaknya terjadi beneran pada Freddie.

Meski sang legenda sudah tiada, saya selalu bersemangat apabila mendengarkan lagu-lagu yang pernah dibawakannya sendiri atau saat bersama Queen. Termasuk siang tadi saat menghadiri seminar nasional Pergulatan Teks Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013 di Unesa (IKIP Surabaya). Saat itu bahagia banget ketika majalah Widyawara yang kami gawangi diluncurkan oleh Pembantu Rektor I Unesa Prof Kisyani Laksono. Serasa mendengarkan kembali We Are the Champion kendati kami sebenarnya tidak sedang berkompetisi di suatu ajang, melainkan lebih pada perasaan lega setelah bekerja keras mewujudkan majalah itu.

Namun, yang lebih penting, ada Prof Bambang Yulianto yang menjadi salah satu narasumber. Kumis dosen saya di IKIP Surabaya dulu itu mengingatkan saya pada Freddie Mercury, tebal. Membuat saya semakin bersemangat untuk menumbuhkan kumis ala Freddie. Sayangnya, bukan kumis di atas yang makin lebat, tapi…. Ups, sori!

Graha Asri, 20 Oktober 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Oktober 20, 2013, in Hiburan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: