Di Balik Kasus Akil Mochtar, Ada Isu Besar Lain


Catatan Must Prast

Bencana besar! Itulah topik pembicaraan yang tengah hangat di mana-mana terkait penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. Betapa tidak, Rabu malam (2/10) ia tertangkap tangan dengan dugaan terlibat kasus suap. Kabar terbaru menyebutkan, jumlah uang yang ditemukan di kediamannya sebesar Rp 2,7 miliar.

Pria asal Pontianak itu terpeleset perkara suap sengketa pilkada di Kabupaten Gunung Mas, Kalteng. Ia tidak sendiri. Pria yang menggantikan posisi Mahfud M.D. tersebut dibekuk bersama CHN (politikus Golkar dan anggota Komisi II DPR) dan CN.

Ternyata kehebohan ini tidak berhenti di situ. Di ruang kerja Akil Mochtar, KPK disebutkan menemukan narkoba dan viagra. Ampun! Namun, penemuan barang bukti itu diserahkan kepada pihak yang lebih berwenang, yakni kepolisian.

Penangkapan Akil ini jelas semakin mencoreng wajah penegakan hukum di Indonesia. Sampai-sampai Jimly Asshiddiqie geram. Dengan berang ia mengharapkan hukuman mati jika Akil nanti benar-benar terbukti bersalah. Mahfud M.D. pun tak kalah prihatin. Dengan bahasa yang lebih lunak, ia mengatakan bahwa tertangkapnya Akil Mochtar ibarat kiamat bagi dunia peradilan di tanah air.

Namun, ada kabar mengejutkan ketika saya berkomunikasi dengan seorang rekan yang juga pengamat intelijen. Dia bilang bahwa penangkapan Akil Mochtar tersebut hanya pengalihan isu lain. Yakni, rumor perselingkuhan Daus mini dengan pedangdut seksi Merry Amril.

Serius amat bacanya!

Graha Asri, 5 Oktober 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Oktober 4, 2013, in Berita. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Wkwkwkwkwkwk……
    Twist gan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: