Kritik untuk Pak Wijaya Kusumah Alias Omjay tentang Tulisannya di Kompasiana yang Berisi Ajakan Menulis saat Mengantuk


Catatan Eko Prasetyo

Saya mengagumi Pak Wijaya Kusumah sebagai guru berprestasi. Sebagaimana diketahui, ia menyabet penghargaan guru paling ngeblog dari Kompasiana pada 2012. Kekaguman lain saya terhadap sosoknya adalah keistikomahannya sebagai bloger. Dalam hal menulis, khususnya di Kompasiana, produktivitasnya tak perlu diragukan. Oke punya.

Di sisi lain, Om Jay (ia lebih suka disapa demikian) bukan orang asing bagi saya. Kami sama-sama bergiat di Ikatan Guru Indonesia (IGI), terutama di forum milis. Om Jay pula yang ”menyeret” saya ke Kompasiana. Kami akhirnya bisa bersemuka saat Konferensi IGI di Surabaya pada 2011.

Sebagai junior, saya mendapat banyak wejangan dari Om Jay. Terutama motivasi dan semangat menulis. Cenderamata yang paling berkesan buat saya adalah buku Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi (Penerbit Indeks Jakarta, 2012). Ia menitipkan buku tersebut kepada Kompasianer yang bernama Bli Ketut Iskandar, mahasiswa S-2 asal Bali yang kuliah di Surabaya.

Buku itu menjadi jargon yang amat terkenal di Kompasiana. Menjadi trade mark Om Jay. Isinya memang kumpulan artikelnya seputar motivasi menulis di blog sosial milik Kompas itu. Maka, siapa yang tidak bangga diberi hadiah oleh bloger terkenal macam Om Jay yang juga guru di SMP Labschool Jakarta tersebut.

Yang bersangkutan, menurut saya, juga aje gile. Khususnya tentang komitmennya pada topik seputar dunia menulis, baik yang berjenis penelitian tindakan kelas (PTK) maupun artikel populer. Ia seolah tak bosan-bosan mengajak orang lain untuk rajin membaca dan giat menulis.

Namun, ada satu tulisannya yang bikin saya gerah di Kompasiana. Pada Kompasiana edisi Minggu (30/9/2013), ia menulis tajuk tentang ajakan menulis saat mengantuk. Judul artikelnya Ayo Menulislah di Saat Mata Mulai Mengantuk!

Pertama, saya menilai ajakannya berlebihan. Bagaimana mungkin orang mengantuk dipaksa untuk tetap menulis? Yang paling bijak ya tidur. Sebab, sebagai bloger amatir dan penulis pemula, saya merasakan betul dampak apabila mata mulai lelah. Jika mata mengantuk, otak bakal sulit dipaksa untuk terus bekerja, termasuk menuangkan ide ke dalam tulisan.

Kedua, ada isi tulisannya yang sedikit meracau, terutama di paragraf pertama. Berikut kutipannya.

Selamat malam teman-teman. Capek sekali rasanya tubuh ini. Mata rasanya sudah mau terpejam. Tapi, saya belum menulis hari ini. saya belum merangkai kata yang bermakna malam ini. Oleh karena itu saya paksakan diri ini untuk menulis. Bukan menulis yang tegang-tegang, tetapi menulis yang sedang-sedang saja. Andapun tak perlu otak mengkerut membacanya, cukup pakai pantat saja. Alias anda perlu duduk tenang untuk membaca kisahku ini.

Di situ tertulis pembaca tak perlu otak mengkerut untuk membaca artikelnya, cukup pakai pantat saja. Opo iki kamsute? Hehehe.

Ketiga, si penulis tampak sekali tidak fokus. Pokok bahasan di beberapa paragraf melebar ke mana-mana. Tidak runtut. Kosong. Atau Om Jay memang sudah mengantuk berat? Apabila dugaan ini benar, sarannya kurang bijak. Akan lebih pas jika sarannya adalah menulis saat tidak mengantuk serta ada waktu luang, camilan, dan kopi.

Jadi, saran saya: jangan menulis ketika mengantuk, apalagi pas di kantor. Apalagi jika ketiduran pas ada sidak oleh atasan. Apalagi jika tidurnya ngorok dan ngiler. Sudah begitu sambil mengigau pula, membandingkan miss world dan missed call. Ciloko tenan!

Graha Asri, 2 Oktober 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Oktober 1, 2013, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: