Bau Pesing Genderuwo


Catatan e-Prast

Hari-hari belakangan ini gang di perumahan tempat tinggal kami mencekam. Kehebohan berawal dari salah satu tetangga saya, Pak Wahyu, yang digoda genderuwo di atas kulkas di rumahnya.

Anggota Koarmatim TNI AL itu langsung semaput. Istrinya histeris. Peristiwa itu terjadi pada dini hari pekan lalu. Ceritanya, Pak Wahyu yang baru pulang dinas dari piket di kantornya meletakkan topi di atas kulkas. Tak disangka, tiba-tiba ada yang terasa berat di tangannya.

Sejurus kemudian Pak Wahyu melihat sekelebat bayangan besar. Jebreeet!!! Semaputlah dia. Kabar ini langsung cepat menyebar ke lingkungan RT kami. Melalui bantuan seorang warga lain yang punya ilmu laduni, genderuwo itu diusir. Jebreeet!!! Ngibritlah dia.

Karena insiden ini, Bu Wahyu shock berat. Ia dan anak-anaknya mengungsi ke rumah orang tuanya yang masih satu perumahan. Sudah empat hari ini rumahnya dikosongkan.

Naughty genderuwo ini juga pernah menggoda bapak-bapak yang ronda di RT kami dua pekan sebelumnya. Ketika dua orang sedang inspeksi di gang RT, anggota ronda lain melihat ada sosok tinggi besar yang berada di antara dua peronda tadi. Saat ditanya, keduanya mengaku tidak merasa ada orang lain.

Pak Wahyu menuturkan, ciri khas genderuwo yang menerornya adalah bau pesing yang luar biasa. Kejadian ini lantas menjadi headline dalam obrolan ibu-ibu dan warga setempat.

Peristiwa ini cepat berbuntut.Wis pokoke onok cerito sing aneh-aneh. Pak Iwan (rumahnya enam blok dari kediaman saya), misalnya. Ia mengaku ada yang suka melempari pembalut bekas ke halaman belakang rumahnya. ”Wis ping papat (sudah empat kali),” ujarnya serius.

Apakah pembalut itu baunya sangat pesing yang mungkin saja terkait dengan genderuwo? Menurut saya kok enggak mungkin ya. Mosok genderuwo pakai pampers?

Nah, saya mulai ikut trauma dengan cerita menakutkan yang dialami Pak Wahyu tersebut. Sebelum subuh tadi, kamar mandi saya pesing banget. Baunya tercium sampai ruang tengah. Meski takut, saya memberanikan diri mengecek aroma pecing itu.

Sebelum masuk saya membaca doa masuk toilet. Keringat dingin langsung menetes. Gagang pintu toilet mulai saya buka pelan-pelan. ”Hei, orang lagi pipis kok dibuka seh!” hardik nyonya.

Graha Asri, 29 September 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on September 28, 2013, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: