Memoar Guru 2 Lebih Elegan, Lebih Berwarna


Catatan Eko Prasetyo

(menulislah tiap hari, tapi jangan lupa bobo siang)

Kelas Inspiratif sampul depanSetelah ngendon lama, akhirnya Mbak Faradina Izdhihary, pimpro buku Memoar Guru hasil kerja sama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI), memberikan kabar positif. Buku sekuel kedua ini berjudul Kelas Inspiratif, Guru Kreatif. Penerbitan buku ini bermula dari rencana untuk melanjutkan Memoar Guru 1: Hope and Dream yang mendapat sambutan baik dari kalangan pendidik.

Namun, berbeda dengan edisi sebelumnya, kami melombakan naskah untuk Memoar Guru 2. Di antara ratusan naskah yang masuk dan diseleksi ketat oleh Mbak Faradina dan Mbak Naqqiyah Syam (FLP Bengkulu), disepakatilah 29 artikel yang layak dibukukan. Termasuk diambil tiga juara yang mendapat hadiah dari Mbak Faradina yang juga bos penerbit Pustaka Nurul Haqqy. Ndilalah, juara pertamanya adalah kakak kelas ane, Ria Fariana.

Dia mengajar bahasa Inggris di sekolah khusus anak yatim di Surabaya Utara. Cara mengajarnya yang unik dan menyenangkan bikin para siswa kerasan berada di kelas. Logat Suroboyo yang kental tak menjadi halangan bagi mereka untuk belajar bercas-cis-cus dalam bahasa Inggris. Untuk membangun skill membaca siswanya, Ria membantu dengan memberikan pemahaman tentang inti bacaan. Metode Hellen Keller di kelasnya menjadikan bahasa Inggris sebagai pelajaran yang selalu dinanti-nantikan. Bagaimana kelanjutannya, yo mocoo buku iki rek. Bagaimana caranya? Ya beli. Di mana membelinya? Monggo silakan pesan langsung ke juragannya, Mbak Faradina.

Nama-nama lain di buku Memoar Guru 2 ini juga tidak asing di telinga saya. Ada Amelia Kesumasari (Salatiga), Lidiawati Harahap (Sumut), Heriyanto Nurcahyo (Banyuwangi), Suko Rahadi (Semarang), Iden Wildensyah (Bandung), Kusnandar (Sulsel), dan Hariani Fathawi (Bojonegoro) . Termasuk dedengkot komunitas Ibu-Ibu Doyan Masak, eh sori maksudnya Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) Anna Farida.

Saya jamin, Memoar Guru tetap mempertahankan kekhasannya. Meskipun buku ini ditulis oleh para guru dan pemerhati pendidikan, sajian tulisannya ringan dan enak dibaca. Kisah-kisah yang ditularkan oleh para penulisnya juga sarat dengan inspirasi, kreasi, dan something mengejutkan.

Yang juga menggembirakan, buku Memoar Guru 2: Kelas Inspiratif, Guru Kreatif ini nanti dapat dibeli di toko-toko buku karena dicetak jauh lebih banyak dari kakaknya (Hope and Dream). Beberapa tokoh pendidikan seperti ketua umum IGI turut memberikan sambutannya terhadap buku ini. Diharapkan buku ini mampu memotivasi para pendidik di Indonesia untuk mau menularkan pengalamannya ke dalam tulisan atau buku. ”Termasuk mendukung gerakan literasi di kalangan guru,” ujar Faradina. Celumud ea

Graha Asri, 27 September 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on September 26, 2013, in Edukasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: