Lupanya Menpora


Catatan Must Prast

Sumber: media.tvonenews.tv

Wajah Menpora Roy Suryo terlihat tengsin berat kemarin (28/8/2013). Ketika terjadi tawuran suporter dalam laga Persija Jakarta versus Persib Bandung, wasit menghentikan laga sejenak pada menit ke-17. Tak jelas penyebab bentrokan tersebut. Spontan, Roy turun ke tengah lapangan untuk meredam emosi massa kedua tim.

Dengan gagah berani dan percaya diri, Roy mengajak The Jakmania (suporter Persija) dan Bobotoh (pendukung fanatik Persib) menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Laga ini disiarkan langsung oleh TV One dari Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta.

Tak terkecuali aksi Roy. Dengan memegang mik, ia menuntun penonton untuk khidmat menyanyikan lagu nasional ini. Sampai bait pertama tak ada masalah. “Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku,” bukanya.

Ciloko rolas! Pada bait kedua, Roy lupa liriknya. “Di sanalah (sempat diam) tanah airku….!” lanjutnya. Lirik pada bait kedua yang benar adalah: Di sanalah aku berdiri.

Roy mulai sedikit terlihat panik. Ia pun berimprovisasi. “Ya….nyanyi yang keraas,” ujarnya. Adegan ini terekam kamera televisi. Namun, ia tetap berusaha menyembunyikan malunya dengan mengumbar senyum dan terus mengajak penonton bernyanyi. Aksi meredam emosi massa ini berhasil, tapi tidak demikian halnya dengan insiden lupa lirik tadi.

Tak pelak, hal itu langsung menuai beragam komentar di dunia maya. Banyak orang yang mengkritik. Tak mau menjadi polemik, Menpora minta maaf selepas pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut.

Entah Pak Menteri ini sedang panik sehingga lupa lirik atau memang tidak hafal lagu Indonesia Raya, yang jelas publik telanjur melihat. A.S. Hikam berpendapat, mungkin Menpora sedang apes sore itu. Betapa tidak, hal ini berpotensi memicu kritik pedas terhadap pejabat negara.

Komentar yang mungkin dinilai berlebihan adalah mengorelasikan insiden tersebut dengan mempertanyakan nasionalisme. Sampai-sampai seorang kawan berceletuk, “Kalau lagu Indonesia Raya aja nggak hafal, bagaimana dengan Pancasila?”

Selorohan ini bisa jadi wajar. Bukan tidak mungkin ada pejabat lain yang tidak hafal lagu Indonesia Raya ataupun teks Pancasila. Untungnya kini bukan masa Orba yang wajib ikut penataran P4. Oye!

Sidoarjo, 29 Agustus 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on September 3, 2013, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: