Tingkatkan Literasi demi Prestasi


JOMBANG – Graha Smanema SMAN Mojoagung kemarin (16/6) dipadati sekitar 350 siswa dari kelas X, XI, dan XII. Aula pun penuh sesak. Kendati harus duduk berimpitan, mereka tetap tertib dan bersemangat mengikuti seminar dan pelatihan menulis dari Eureka Academia.

Satria Dharma, narasumber pertama, membeberkan data literasi di tanah air. Ia mengutip penelitian yang dilakukan oleh budayawan Taufiq Ismail bahwa bangsa Indonesia masih rabun membaca dan pincang menulis. ”Siswa di Indonesia tertinggal jauh dari negara-negara lain dalam hal membaca,” ungkapnya.

Karena itu, ia mengajak para pelajar SMAN Mojoagung untuk mengejar ketertinggalan tersebut melalui literasi. Satria juga mendorong mereka untuk membaca lebih banyak buku. ”Kita akan membaca tiga ribu buku dalam setahun, bagaimana? Sanggup?” lontarnya. Dengan kompak, siswa-siswi yang mengikuti sesi tersebut meneriakkan kor sanggup.

Suasana lebih heboh saat pembicara kedua Eko Prasetyo bercerita banyak tentang kisah penulis-penulis terkenal seperti J.K. Rowling, Nick Vujicic, dan Andrea Hirata. Ia mengatakan, menulis bisa mengubah nasib seseorang. ”Rowling yang semula janda berekonomi pas-pasan bisa menjadi salah satu orang terkaya di dunia berkat menulis buku Harry Potter,” tuturnya.

Eko juga mengajak mereka untuk berlatih menulis bersama dengan teknik free writing. Mereka diberi contoh terlebih dahulu, kemudian diminta menjawab beberapa pertanyaan. Beberapa siswa kemudian diminta maju ke depan untuk membacakan hasil tulisannya. Salah satunya adalah Wahyu, murid kelas XI. Ia membuat tulisan di ponselnya dan membacakan keras-keras di depan audiens.

”Ternyata menulis tidak serumit yang saya kira,” ucap Rio dari kelas XI. Di akhir sesi, Eko mengajak para remaja tersebut untuk membuat tulisan bebas dengan tema masa depan.

Sementara itu, Kepala SMAN Mojoagung Wawang Hoetawarman menyambut baik kegiatan tersebut. ”Kami ingin menggalakkan budaya literasi di sekolah ini. Literasi merupakan salah pintu untuk meraih keberhasilan dalam pendidikan. Inilah yang saya tanamkan kepada anak-anak didik kami di sini,” tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa salah satu siswanya, Alvinura Fajrin, mampu berprestasi sebagai peraih nilai unas IPA tertinggi se-Jawa Timur. Wawang menyatakan sangat bangga karena Alvinura mampu berprestasi di tengah keterbatasan ekonomi orang tuanya.

Alvinura kini diterima sebagai calon mahasiswa Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS). Bahkan, ia telah mendapat beasiswa pendidikan hingga S-3. Karena itu, Wawang mengharapkan para siswa SMAN Mojoagung lebih terpacu untuk berprestasi lagi. ”Saya ingin menjadikan sekolah ini terbaik di Indonesia dan salah satu upayanya adalah meningkatkan budaya literasi,” tutur kepala sekolah berprestasi yang baru saja mengikuti program pertukaran budaya di Amerika Serikat tersebut. (ys/pr)

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Juni 17, 2013, in Berita. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: