Pojok Bahasa: Caleg


Catatan Eko Prasetyo

penulis buku Keterampilan Berbahasa: Tepat Memilih Kata

Saat berjalan-jalan di Kota Surabaya, saya melihat banyak baliho dan poster para caleg menjelang pemilu legislatif. Ukurannya bermacam-macam, mulai yang sedang hingga jumbo. Setelah saya cek, kepanjangan caleg adalah calon legislatif.   

Sumbernya adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU). Akhirnya, banyak media cetak dan media elektronik yang menggunakan istilah dan kepanjangan itu. Ada beberapa kalimat terkait caleg yang saya sempat catat.

1.    Pilih A, calon legislatif nomor 2 Partai A.

2.    KPU setempat melakukan klarifikasi data calon legislatif.

3.    Dua calon legislatif Partai B tidak lolos seleksi administrasi.

Apabila dicermati, calon legislatif di sini merujuk pada orang (nomina).

Jika demikian, penggunaan istilah calon legislatif perlu ditinjau kembali. Mari kita tilik penjelasan di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

le-gis-la-tif /legislatif/ a berwenang membuat undang-undang

le-gis-la-tor /legislator/ n pembuat undang-undang; anggota dewan legislatif

Jadi, akronim caleg yang berarti calon legislatif tidak tepat. Pembetulannya sebagai berikut.:

1.    Calon anggota legislatif

2.    Calon legislator

Sidoarjo, 14 Juni 2013

Referensi

KBBI edisi IV

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Juni 17, 2013, in Bahasa. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: