Klub Penerjemah Madaris 3


Catatan Must Prast

Klub Baca Buku IGI

Madaris

Salah satu kegiatan membaca oleh Klub Penerjemah Madaris 3 Annuqayah Guluk-Guluk (Dok Madaris 3 Annuqayah)

Saya merasa kurang berhasil belajar bahasa Inggris selama duduk di bangku SMP sampai SMA. Sebab, pengajarannya tidak menyenangkan dan gurunya mbulet jika menerangkan. Saya malah lebih banyak belajar bahasa Inggris dari kaset lagu-lagu lawas The Beatles, Everly Brothers, atau Gary Moore, juga buku-buku anak dwibahasa.

Sampai sekarang, saya masih suka membaca buku-buku anak yang berbahasa Inggris. Hal itu membuat koleksi kosakata bahasa Inggris saya bertambah. Apabila ada kata dan frasa yang tidak saya pahami, kamus menjadi jujukan terakhir.

Karena itu, saya sangat gembira saat menerima karya terjemahan para murid SMA 3 Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Rabu sore lalu (24/4). Yakni, Nasruddin Si Cerdik. Karya ini merupakan hasil alih bahasa dari buku Nasreddin, The Clever Man yang diceritakan kembali oleh Sugeng Hariyanto (Kanisius, 2005).

cleverman

Buku Nasreddin, The Clever Man (Sumber: goodreads.com)

Yang mengasyikkan, ada penyiasatan tata letak sejajar antara bahasa asli (Inggris) dan bahasa terjemahan (Indonesia) di tiap halaman. Belajar bahasa Inggris menjadi mudah. Pasalnya, hasil alih bahasa oleh para siswa ini sangat bagus dengan gaya bertutur yang mudah dipahami.

SMA 3 Annuqayah memang menekankan pentingnya menguasai bahasa asing. Tak heran, para pengajarnya seperti M. Mushthafa (Gus Mush) dan M. Faizi fasih berbahasa Inggris dan Arab. Untuk menyemarakkan perpustakaan sekolah, Gus Mush ternyata punya gagasan cemerlang.

Ia membentuk Klub Penerjemah Perpustakaan Madaris 3 Annuqayah. Mereka berkumpul tiap Jumat sore. Tentu saja aktivitasnya berkutat dengan buku-buku asing dan kamus. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Gus Mush.

Klub ini memiliki banyak anggota. Mereka menerjemahkan teks yang telah disepakati sebelumnya. Kemudian hasilnya dipresentasikan dan dibahas, lalu disunting bersama.

Kisah Nasruddin Si Cerdik merupakan hasil terjemahan yang sangat baik. Berikut salah satu potongan hasil terjemahan siswa SMA 3 Annuqayah yang berjudul Collecting Money (Mengumpulkan Uang).

 

Nasreddin was collecting some money from his neighbours. Whenever he came to his neighbours he always said, “Brother, I’m collecting money to pay a poor man’s debt. I  must do it because he is not able to pay back the money.

(Nasruddin mengumpulkan uang dari tetangganya. Tiap kali datang kepada tetangganya, dia selalu berkata, “Kawan, saya mengumpulkan uang untuk membayar utang orang miskin. Saya harus melakukannya karena dia tidak bisa membayar utangnya).

Nasruddin adalah semacam cerita sufi turun-temurun yang berasal dari Turki. Ia digambarkan sebagai sosok yang miskin, namun cerdas dan banyak akal. Kecerdikannya hampir sama dengan tokoh Abu Nawas dari Negeri Satu Malam. Buku Nasreddin The Clever Man yang diterjemahkan ini berisi banyak cerita yang sarat pesan moral dan dikemas dalam humor-humor cerdas.

Nasreddin

Nasreddin Hoja (Sumber: Wikipedia)

Klub Penerjemah yang bertugas menerjemahkan dan menyunting karya ini ada 18 siswa. Tiap cerita dialihbahasakan oleh satu atau dua orang. Layaknya sebuah pasukan elite, ada tes khusus untuk menjadi member Klub Penerjemah Madaris 3. Tes evaluasi ini berlangsung selama 90 menit.

Para siswa diminta menerjemahkan teks sepanjang 250 kata saja. Meski waktunya tergolong lama, tidak semua siswa bisa merampungkan tes terjemahan ini. Namun, Gus Mush mengatakan bahwa targetnya bukan menyelesaikan seluruh teks untuk diterjemahkan. ”Tapi lebih pada pemahaman logika dan struktur kalimat,” tegasnya.

Hasilnya? Memukau! Sebanyak 14 cerita pendek sebanyak 32 halaman tentang Nasruddin Hoja saya baca tak sampai setengah jam. Selain tak terlalu tebal, terjemahannya mulus. Semulus landasan pesawat terbang. Keren!

Sidoarjo, 25 April 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on April 25, 2013, in Literasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: