Habis Baca, Terbitlah Tulisan


atatan Must Prast

Klub Baca Buku IGI

”Hei, siapa yang mau bisa jalan-jalan keliling Indonesia gratis?” tanya saya. Semua siswa SD swasta di Sidoarjo itu mengacungkan tangan.

Kepada mereka, saya lantas bercerita tentang pengalaman Andrea Hirata. Penulis novel laris Laskar Pelangi ini pernah dapat beasiswa ke Amerika karena menulis. Honornya sebagai narasumber untuk dua jam nggedabrus saja mencapai Rp 35 juta! Apa nggak maknyus ini namanya?

Andrea juga tercatat sebagai salah satu penulis terkaya di Indonesia. Laskar Pelangi mencatat penjualan yang fantastis. Sukses novelnya diikuti oleh film yang berjudul sama. Kontan, Andrea menjadi tokoh yang berpengaruh di dunia kepenulisan saat ini. Ia juga berperan besar dalam mengenalkan Belitong ke seluruh nusantara, bahkan luar negeri.

Kepada bocah-bocah kelas IV SD tersebut, saya juga menyampaikan bahwa keterkenalan Andrea saat ini terjadi karena ia menulis. ”Andrea Hirata itu bisa jalan-jalan ke berbagai kota gratis karena dia menulis. Kalian mau?” tanya saya. ”Mauuuuuuuu,” jawab mereka serempak.

”Tapi, nulis kan susah, Pak,” ucap seorang siswa perempuan berjilbab. Saya mengangguk. Namun, saya yakinkan kepada mereka bahwa aktivitas menulis sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. ”Caranya, kalian mesti banyak membaca buku yang disukai,” tutur saya.

Di kelas itu, saya justru lebih banyak ”mendongeng”. Menceritakan tokoh-tokoh terkenal yang meraup sukses dari menulis. Saya lantas mengeluarkan satu buku tebal yang ternyata banyak di antara mereka mengetahuinya. Ya, novel Harry Potter.

Satu per satu lantas berebut untuk memegangnya dan membolak-balikkan halaman di buku karya J.K. Rowling tersebut. Bola mata mereka tampak takjub. Sesekali terucap kata ”wow” dan ”wah” dari bibir mungil bocah-bocah yang energik itu.

”Bu Rowling yang nulis buku ini adalah jutawan terkenal lho di Inggris. Salah satunya didapat dari hasil menulis buku. Kalian mau enggak seperti itu?” Kor pun kembali terdengar riuh di kelas kecil tersebut. ”Maaaauuuuuuuuu,” ucap mereka kompak.

Masih banyak lagi para penulis terkenal yang saya ceritakan untuk anak-anak itu. Mereka mendengarkan dengan antusias. Bahkan, ada yang berebut buku-buku bacaan yang saya bawa dalam dua tas ukuran jumbo.

Selanjutnya, saya mengajak mereka membaca bersama. Masing-masing memilih sendiri buku yang sudah saya sediakan. Ada yang meraih buku aneka cerita rakyat, dongeng dunia, cerita fabel si kancil dan kura-kura, serta buku-buku lain seri pengetahuan anak.

Saya minta mereka sejenak melakukan silent reading, yakni membaca senyap dan tidak bising. Selama hampir 15 menit, mereka ternyata tidak puas. Kegiatan pun dilanjutkan 5 menit lagi. Masih tak puas.

Selanjutnya masing-masing saya suruh menceritakan sedikit kisah dari buku yang mereka baca. Ada yang senyam-senyum karena sulit merangkai kata. Ada pula yang bingung mau ngomong apa dan bercerita mulai dari mana. Namun, ada pula yang berbagi kisah dengan heroik dan mimik yang lucu. Kelas pun ger-geran.

Di akhir kegiatan, saya berpesan kepada mereka untuk rajin membaca buku. Yakni, mencintai dan merawat buku seperti mencintai benda kesayangan sendiri. Saya lantas mengucapkan keras-keras kalimat yang tertera di sebuah pigura di pojok kelas. Bunyinya: Membaca membuka jendela dunia. Saya kemudian meminta mereka untuk ikut membaca keras-keras.

”Sudah ya, saya mau ke Prancis habis ini…” ucap saya. ”Waaaah, ikut dong Pak…” rajuk sebagian di antara mereka.

”Prancis itu maksudnya Prapatan Ciamis…” goda saya. Kelas pun riuh kembali. Yang jelas, saya katakan kepada mereka bahwa saya memang sering jalan-jalan ke berbagai daerah karena diundang sebagai pembicara. Salah satunya ya berkat menulis. Mau?

Surabaya, 21 April 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on April 20, 2013, in Literasi, Menulis. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Waaah… saya mau sekali pak eko… jalan-jalan keseluruh dunia. menembus batas jarak dan waktu.bahkan melampaui batas hidup saya. seperti para pemuka, yuk… melejit dengan pena. ups… dengan tuts keyboard ding 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: