Princess Pinus


Catatan Must Prast

editor buku Golden Generation SMAN 5 Surabaya

Jujur, meski prestasi itu cukup membanggakan karena berhasil menjadi yang terbaik ketiga dari 33 provinsi, namun gue agak kecewa dengan hasil ini. Gue ingin Princess Pinus berhasil menjadi juara pertama dan melaju ke Swiss mewakili Indonesia. Mungkin gue egois dengan obsesi ini. Tapi, jujur obsesi ke Swiss itulah keinginan terbesar kami di ajang LT V ini.”

Kalimat yang dilontarkan oleh Azzahra Insan Rusaerino (Zahra) di atas saya cuplik dari buku Princess Pinus (Synergi Icon Solutions, 2012). Buku ini ditulis oleh sepuluh anggota Penggalang dari tim Pramuka SMPIT Auliya Tangerang Selatan. Semuanya siswi.

Akhir tahun lalu, sahabat saya, Basyir Aidi, diminta menjadi penyunting buku bertema pramuka dari SMPIT Auliya. Dan saya salah satu orang yang diminta memberikan endorsement untuk buku ini selain tokoh pramuka Jawa Timur Dr. Suyatno.

Saat peluncuran Memoar Guru di Kota Batu pada 3 Maret lalu, saya diberi buku ini oleh Andi Yasin, staf IGI, yang dititipi oleh Rohman dan Basyir. Sepulang dari Batu dan berada di kantor, saya sempatkan membaca buku ini. Hanthiiik, buku ini asli mbencekno (menjengkelkan, Red).

Betapa tidak, saya dipaksa untuk tidak menghentikan membacanya meski sebentar karena isinya yang inspiratif. Saya sampai tidak sadar bahwa para penulisnya adalah remaja-remaja ulet yang bertanding di lomba pramuka tingkat nasional.

Saya angkat jempol untuk editornya. Sebab, saya pernah mendapat curhatnya bahwa kepalanya nyaris berasap (mungkin karena menghadapi tulisan para bocah) saat menyunting buku ini. Hahaha! Kapokmu kapan, Cak! Sungguh, buku ini enak banget dibaca.

Buku ini memotret kekompakan tim regu Penggalang SMPIT Auliya Tangerang. Mereka menamakan diri Princess Pinus. Disebut Princess karena semua anggota regunya adalah murid perempuan.

Kisahnya begitu menggugah. Yakni, berawal dari kakak pembina yang menyemangati regu Princess Pinus untuk mengikuti Lomba Tingkat (LT) Penggalang dalam siklus lima tahunan. Lomba ini berjenjang, mulai tingkat kecamatan (LT II) sampai tingkat nasional (LT V). Mimpi yang diembuskan kakak pembina saat LT II adalah pergi ke Swiss untuk mewakili Merah Putih dalam lomba kepanduan internasional atau pramuka tingkat dunia.

Motivasi ini begitu membekas. Akhirnya terpilih 10 anggota inti Princess Pinus. Mereka adalah siswi-siswi terbaik kepanduan di SMPIT Auliya. Konflik pun mewarnai perjuangan regu Princess Pinus. Mulai gesekan internal antaranggota hingga pembina. Namun, yang terberat adalah tantangan dari pihak sekolah dan orang tua.

Kekompakan itu ternyata tidak luntur. Semangat Princess Pinus justru kian melambung. Alhasil, mereka mampu menembus LT V yang berarti tingkat nasional. Selangkah lagi, mereka bakal mewujudkan impian untuk mengibarkan merah putih di Swiss pada lomba pramuka tingkat dunia.

Semua tim berani bermimpi. Mereka pun berupaya merealisasikan obsesi besar tersebut. Mengikat tinggi-tinggi kebanggaan di tiang asa. Namun, nasib berkata lain. Kerja keras mereka memang terbayar dengan sabetan prestasi. Akan tetapi, Princess Pinus ternyata hanya mampu menorehkan gelar terbaik ketiga. Artinya, mereka gagal lolos ke Swiss.

Buku ini bercerita tentang seputar pengalaman hebat, mengharukan, dan membanggakan dari sepuluh anggota inti Princess Pinus. Saat memberikan endorsement dalam buku ini, saya hanya berkomentar singkat. Yakni, buku ini layak diapresiasi karena di tanah air belum banyak buku yang mengungkapkan kegiatan dan pengalaman di bidang kepramukaan. Apalagi, dewasa ini gerakan literasi dan menulis terus digencarkan.

Seandainya masih hidup, Robert Baden Powell selaku bapak kepanduan dunia pasti bangga dengan karya para anggota Princess Pinus ini. Salam Pramuka!

Pandaan–Sidoarjo–Surabaya, 6 Maret 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Maret 6, 2013, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: