Ciuman Hujan


: Jeng Ratih-ku sayang

 

 

betapa sering kudengar keluhan

yang tidak mengharapkan hujan datang

pada saat kedatangannya sebenarnya dirindukan

 

entah berapa kali kudengar keluhan

yang tidak berkenan hujan menyapa

pada saat sapanya sebenarnya diharapkan

 

maka aku tak punya alasan

untuk tidak mengajakmu menyambut

rindu dan harapan itu

 

menyatukan napas kita dalam ciuman hujan

sebelum ia pergi bersama

rindu dan harapan itu

 

Graha Pena, 19 Februari 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Februari 19, 2013, in Puisi, Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: