Menulis Memberikan Kekuatan


Semua bagian dari buah manggis memberikan manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia. (Sumber: sabdho.wordpress.com)

Semua bagian dari buah manggis memberikan manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia. (Sumber: sabdho.wordpress.com)

Selama ini saya hanya bisa melihat iklannya di sebuah surat kabar nasional. Yakni, produk herbal yang terbuat dari keseluruhan buah manggis (Garcinia mangostana), termasuk kulitnya. Juga campuran bunga roselle, anggur, dan madu murni. Harga resminya di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera sebesar Rp 230 ribu.

Manggis juga dijuluki queen of fruits alias ratu buah. Berdasar penelitian, kulit buah yang bertekstur lembut ini memiliki daya antioksidan sangat tinggi. Manfaatnya, menangkal radikal bebas yang rawan mengakibatkan penyakit jantung, kanker, ataupun stroke.  

Antioksidan paling tinggi terdapat pada kulitnya yang dinamakan Xanthone. Kadarnya mencapai 123,97 mg per ml. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Tak heran jika manggis kini dikembangkan sebagai salah satu alternatif herbal lantaran manfaatnya yang begitu luar biasa. Beberapa kalangan medis pun mengembangkan penelitian buah ini untuk kepentingan dunia kedokteran.

Nah, ada salah satu produk herbal yang berbahan utama kulit manggis. Dan iklannya acapkali nongol di koran pagi langganan saya. Sebelumnya saya tidak tahu harganya dan memang tidak tertarik dengan iklan-iklan semacam itu.

 Namun, beberapa bulan belakangan saya merasakan kesehatan ini agak mundur. Saya sering merasa lelah karena kurang tidur. Aktivitas yang padat seharian benar-benar merampok waktu istirahat saya. Kadang sehari hanya makan sekali atau dua kali. Dan kini saya mesti merasakan keteledoran itu: sakit liver.

Atas saran dokter, saya mesti memperbanyak istirahat dan berupaya mengurangi aktivitas serta menghindari stres. Di sisi lain, saya juga mesti mengurangi kegemaran nyeruput wedang kopi yang selalu setia menemani di saat menulis.

Namun, tak urung saya kerap dirongrong keadaan mual dan muntah-muntah yang bisa datang kapan saja tanpa permisi. Setiap sujud terakhir ketika salat, saya tak lupa selalu memohon nikmat sehat kepada Sang Maha Penyembuh.

Saya pun mulai mengurangi aktivitas dan berusaha menikmati segala masalah yang terjadi. Namun, ada satu kegiatan yang tak bisa saya jauhi, yaitu menulis. Menurut saya, menulis ini juga termasuk salah satu terapi kesehatan.

Karena menulis pula, saya bisa berada di Eureka Academia yang mempertemukan saya dengan Bu Aida Makawi, salah satu pengurus Dikdasmen Muhammadiyah Taman, Sidoarjo. Perempuan yang memiliki darah Arab ini seusia ibu saya. Namun, semangatnya dalam menulis sungguh mengundang decak kagum saya. Saat ini ia sedang menyusun buku biografinya dan saya diminta membantu merapikan semua tulisannya.

 Awalnya, saya menyanggupi. Namun, pada akhirnya ketahuan pula bahwa saya sakit liver. Saya tak bisa menghindari rasa sakit dan wajah pucat di depan kelas yang diisi para pendidik di bawah Dikdasmen Muhammadiyah Taman. Saya pun terpaksa berterus terang sedang sakit saat itu. Bu Aida rupanya menaruh simpati. Ia memberikan obat herbal dari ekstrak kulit manggis yang sebelumnya hanya saya lihat di iklan surat kabar.

Kulit manggis memiliki zat antioksidan yang tinggi. (Sumber: mrwindu-back2nature.blogspot.com)

Kulit manggis memiliki zat antioksidan yang tinggi. (Sumber: mrwindu-back2nature.blogspot.com)

Beberapa di antara mereka sudah membaca buku saya, termasuk blog pribadi. Setelah saya menulis, ada respons dari pembaca, termasuk Bu Aida. Dukungan dari mereka membuat spirit saya membuncah kembali. Semangat untuk sembuh.

Ekstrak kulit manggis itu sudah saya konsumsi. Kondisi saya memang agak mendingan. Namun, hari-hari belakangan gejala tersebut kambuh kembali. Tetapi, justru sakit ini membukakan mata saya bahwa kesehatan itu sangat mahal.

Untungnya, dukungan dari keluarga tercinta, sahabat, dan kolega seperti Bu Aida membuat saya bersemangat untuk sembuh. Dan spirit itu salah satunya saya dapatkan dari terapi menulis. Namun, jangan berharap menulis untuk dapat jus kulit manggis lho ya!

Sidoarjo, 8 Januari 2013

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Januari 8, 2013, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: