Tak Ada Sukses yang Instan


: Jeng Ratih-ku sayang

tak ada sukses yang instan

pengakuan itu datang dari Chairul Tanjung

sang ibu menjual kain halus kesayangannya

demi membayar biaya kuliah anaknya di FKG UI

sejak itu Chairul bertekad untuk membiayai sendiri kuliahnya

berdagang adalah pilihannya

tak ada sukses yang instan

ia memulai semuanya dari nol

hingga kini membesarkan Mega Corp, Trans Corp, CT Global Resources

dan membawa namanya ke deretan orang terkaya negeri ini

tak ada sukses yang instan

ia mengakuinya sebab

membangun sebuah usaha tak semudah membalikkan telapak tangan

butuh kesabaran

itulah kunci utama meraih hati pasar

dear, Indonesia membutuhkan satu juta orang seperti itu

tanamkan ini pada anak-anak didikmu

tentang semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja sabar

bukan memuja keberhasilan semu

yang diraih secara instan

kuharap demikian pula aku dan dirimu

tidak takut menghadapi tantangan

untuk menggapai keberhasilan; karena

tidak ada sukses yang instan

Malang–Pandaan–Surabaya, 18 Desember 2012

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Desember 18, 2012, in Puisi. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. hidup tidak bisa instan berproses dan tidak cepat puluhan tahundan dijalani dengan ihlas dan susungguh-sungguh, insaAllah bisa dirasakan keberhasilannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: