Akhirnya Bisa Bertemu Sinta


Catatan Must Prast

editor Jawa Pos

Rinai merupakan novel terbaru Sinta Yudisia. (Sumber: indivamediakreasi.com)

Rinai merupakan novel terbaru Sinta Yudisia. (Sumber: indivamediakreasi.com)

Istriku merupakan pengagum novel yang ditulis oleh Sinta Yudisia. Aktivis Forum Lingkar Pena (FLP) tersebut memang aktif menelurkan karya-karyanya. Judul yang terbaru adalah Rinai. Ibu empat anak itu mendasarkannya pada pengalaman selama riset di Palestina.

Kebetulan aku berkesempatan ikut seminar Raih Sukses dengan Menulis dan Ngeblog yang diadakan Sirikit School of Writing (SSW) di Hotel Elmi, Surabaya, tadi sore (16/12). Selain Sinta, pembicara lainnya adalah Direktur Indo Barometer M. Qodari.

 Pagi sampai siang pas azan Duhur, aku sebenarnya bersilaturahmi ke SMAN 1 Sooko, Mojokerto. Karena tak mau melewatkan acara seminar itu, begitu acara silaturahmi selesai, aku langsung ngebut ke Surabaya. Berharap bisa menimba ilmu dari Sinta dan Qodari.

Untung, sesampai di Hotel Elmi, acara baru dimulai. Jadi, aku tidak begitu ketinggalan momen. Qodari berbagi tip dan manfaat menulis. Ia bercerita, berkat menulis, dirinya bisa mendapat beasiswa S-2 ke Inggris. Berkat menulis pula, nama begitu tenar. Aktivitasnya sebagai peneliti mendukung minatnya menulis. Tulisan-tulisan opininya tersebar di berbagai media. Di antaranya, Kompas, Media Indonesia, Forum Keadilan, dan banyak lagi. Sosoknya ketika mengantarkan sukses perusahaannya, Indo Barometer, bahkan pernah diulas di Kompas dan Jakarta Post.

Narasumber lainnya, Sinta, juga banyak berbagi banyak motivasi menulis. Sebagaimana diketahui, menulis novel membutuhkan kedisplinan dan manajemen waktu yang baik. Inilah yang dibagikan Sinta kepada kami yang berada di aula seminar. Perempuan berkacamata itu juga membeberkan energi positif jika menulis. Intinya, menulis itu menyuguhkan seabrek manfaat apabila kita mau melakukannya.

Di akhir acara aku mencoba menerobos kerumuman peserta seminar demi bisa berpose bersama Sinta Yudisia. Jujur, aku salah satu pembaca beberapa novelnya. Bagus. Sarat pesan dakwah.

Aku mengirimkan pesan pendek kepada istriku bahwa hari itu aku akhirnya berhasil bersemuka dengan Mbak Sinta. Aku berharap bisa ketularan produktif menulis, produktif berkarya. Mungkin suatu saat aku berharap bisa sepanggung dengannya bukan sebagai peserta, tetapi sama-sama pembicara. Jalan tersebut sudah terbuka lebar, yakni menulis.

Graha Pena, 16 Desember 2012

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Desember 16, 2012, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Assalamualaikum….
    Terima kasih juga pak Eko..sdh berbagi informasi di seminar kemaren sore….
    InsyaAllah, membuat saya pribadi bersemangat menulis dan menghasilkan karya….
    Mungkin harus belajar di SSW dulu yaa….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: