I Love The Way You Love Me


Entah mengapa tiba-tiba benakku terlempar ke saat-saat Mr Big berada pada masa jayanya. Aku memang penggemar berat band rock ini. Semua personelnya adalah musisi nomor satu. Mulai Erick Martin yang kualitas vokalnya benar-benar yahud hingga Paul Gilbert yang pernah menyandang gelar sebagai dewa gitar dunia.

Ingatan itu bukan tanpa sebab. Sepulang kerja Selasa dini hari (11/12), istri langsung menyambutku di depan pintu. Biasanya, ia sudah terbuai mimpi pada jam-jam segitu. Di luar hujan deras, namun ia langsung menyambutku dengan pelukan. ”Met milad ya Mas,” ucapnya. ”Trims sayank…” balasku. Hawa dingin karena jejak hujan menjadi tak terasa saat itu. Sekonyong-konyong suara Erick Martin seakan terdengar di rumah. Nostalgia. 

Selesai cuci kaki dan muka, belahan jiwaku memberiku dua kado kecil berwarna kuning yang terbungkus rapi dan bagus. Setelah kubuka, isinya sebuah kemeja warna gelap dan sebuah dompet kulit. Aku memasang mata berbinar, mengucapkan terima kasih.

Ia bercerita bahwa kado itu ia siapkan secara dadakan. Sepulang dari mengajar, ia mengendarai sepeda motor sendiri ke sebuah mal di bilangan Kota Sidoarjo. Yang mengesankan, ia melakukan itu ketika sedang berpuasa. Jadilah rumah kami yang sederhana itu penuh kebahagiaan.

Aku bersyukur mendapat pasangan hidup yang betul-betul memahami profesiku, kesibukanku, dan tetap mengabdikan dirinya sebagai istri yang baik apa pun kondisinya. Untuk itu, aku selalu berusaha membuat setiap hari menjadi quality time bagi kami berdua. Sesibuk apa pun, aku berupaya mengirimkan pesan pendek untuk sekadar menanyakan kabarnya. Saling memberikan cemungud satu sama lain. Begitu pula sebaliknya. Alhamdulillah, tak ada ombak dan badai berarti yang bisa mengguncang bahtera kami. Semoga selalu begitu seterusnya sampai kaken ninen. Cinta yang abadi.

Sungguh aku terkesan dengan kejutan yang diberikan nyonyaku. Perasaanku membuncah. Bungah. Bukan soal hadiah yang dia berikan, namun perjuangan di balik itu. Sekonyong-konyong lantunan I Love The You Love Me dari Erick Martin menyerbu telingaku.

…..

strong and wild

slow and easy

heart and soul

so completely,

I love the you love me

(Erick Martin, vokalis Mr Big)

Udara semakin dingin menusuk. Setelah menyeruput secangkir teh hangat, aku mengajaknya untuk menghangatkan badan kembali. Melaksanakan ibadah yang paling indah berdua, saat hidung kami saling menyentuh satu sama lain. Tanpa sekat.

Sidoarjo, 11 Desember 2012

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Desember 11, 2012, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: