Dapur Editor Buku (1)


Bagan Kerja Penerbitan

 

Catatan Must Prast

editor Jawa Pos

Pada zaman yang semakin maju dan dinamis seperti sekarang, buku sudah menjadi kebutuhan. Sebab, masyarakat juga membutuhkan ilmu dan informasi, yang salah satunya dapat diperoleh melalui buku.

Di tengah kebutuhan akan bacaan, sebelum diterbitkan, sebuah buku –baik fiksi maupun nonfiksi- harus melalui proses penyelarasan atau penyuntingan dari sisi bahasa. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari adanya penyimpangan kata, kalimat, istilah, gambar/ilustrasi, penomoran, dan kesalahan lain dari segi kebahasaan. Intinya, yang terkait dengan unsur-unsur yang ada dalam sebuah bacaan seperti surat kabar, majalah, dan buku.

Nah, orang yang bertugas di dapur ini dan mengantisipasi kesalahan tersebut disebut editor. Bagaimana alur kerjanya? Berikut bagan yang memperlihatkan tahap-tahap penyuntingan buku sampai produksi sebuah buku.

Bagan proses penerbitan buku. (Sumber: ummpress.umm.ac.id)

Berdasar bagan tersebut, kita bisa mengetahui bahwa penerbitan buku tidak terlepas dari peran seorang editor. Singkatnya, sebuah proses produksi sebuah buku harus melalui penyeleksian dan pemeriksaan (penyuntingan) ketat, terutama dari sisi isi dan kebahasaan. Sebelum buku siap dipasarkan, proses-proses di atas mesti dilalui.

Sidoarjo, 17 November 2012

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on November 16, 2012, in Editor. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: