Der: ita


Jeng Ratih-ku sayang

sungguh aku sangat bersyukur

atas kemajuan teknologi kedokteran

karena kakekku pernah sangat

men-

der

ita

baheula

sebab beliau dikhitan dengan sembilu yang terbuat

dari batok kura-kura, bukan dengan pisau bedah

seperti

yang

aku

alami

jangankan obat bius dan penurun panas,

perban dan antibiotik saja tak ada

terbayang sudah betapa

men-

der

ita

beliau

perkutut itu akhirnya dijemur tiap siang

karena bengkak dan bernanah sehabis dipotong

dengan terapi alas daun pisang

beliau harus rela menahan senut-senut

dan njarem di sekujur tubuhnya

luka sunat tersebut betul-betul menyiksa

lahir

batin

meski membuat

men

der

ita,

beliau tetap bahagia

karena dilatih disiplin mengendalikan diri

agar tabah dan tahan uji

Graha Pena, 13 Oktober 2012

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Oktober 13, 2012, in Puisi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: