Selamatkan KKPK!


 

Nama lengkapnya Jayarenggana Zakaria. Namun, di sekolahnya, SMA 007 ia lebih suka disapa Jay-Z. Ia aktif di kegiatan ekstrakurikuler hip-hop.

Jay-Z merasa nyaman dan senang dengan mengikuti ekskul hip-hop. Alasannya, ia bisa bebas mengekspresikan jiwa muda lewat kegiatan yang positif. Juga menghasilkan uang.

Itu lantaran sesekali ia manggung dari warteg ke warteg untuk menyanyikan lagu-lagu hip-hop populer. Tak jarang ia mengombinasikan unsur-unsur musik etnik tradisional sehingga dengan cepat Jay-Z mendapat tempat di hati para pendengarnya.

Di sisi lain, Jay-Z mendirikan UMKM (Usaha Menyanyi Keliling Menteng) untuk mendukung karirnya di bidang musik. Ia pun menjadi kebanggaan ayah dan bundanya karena sudah bisa memperoleh penghasilan sendiri meski masih muda.

Pagi itu sebelum berangkat ke sekolah, ia menerima telepon dari sahabatnya, Abraham Soulmate.

”Jay, tolongin gue dong,” ucap Soulmate.

”Mang napa Bro?” tanya Jay-Z.

”KKPK (Komunitas Kribo Pemberantas Kutu)

ditekan terus untuk tidak terlalu frontal memberantas kutu,” tutur Soulmate.

”Terus, apa gue mesti koprol dan bilang wooow gitu. Guling-guling dari lantai tiga ke lantai satu gitu? kata Jay-Z.

”Masalahnya, KKPK mau dibubarin choy…” koar Soulmate. Jay-Z kaget. Marah. Saking menahan geram, dengkulnya bergetar hebat.

Selama ini KKPK adalah ekskul wadah kegiatan yang mengajak siswa untuk hidup bersih dan sehat. Jay-Z banyak mendapat mendapat manfaat dengan adanya KKPK.

Dulu Jay-Z rambutnya apek dan berkutu. Bikin nggak sehat. Setelah adanya KKPK, kutu itu dibersihkan. Dengan hidup sehat dan bersih dari kutu, Jay-Z justru merasa nyaman.

Sayangnya, banyak komunitas dan kelompok yang malah membudidayakan kutu busuk. Di berbagai aspek, masalah kutu ini sulit diberantas.

KKPK ditentang karena dianggap memangkas adanya kutu. Doi Pendukung Rambukutuan (DPR) malah sempat mengembangkan wacana untuk memangkas kewenangan KKPK. Menyedihkan.

Jay-Z lalu menenangkan Soulmate. “Loe tenang ajah bro. Gue bakal mengumpulkan 199 lebih dikit tanda tangan untuk gerakan SAVE KKPK…” ucap Jay-Z.

Keesokan hari ruang ekskul KKPK diduduki para anggota ekskul DPR (Doi Pendukung Rambukutuan).

Namun, di dalam para loyalis pendukung KKPK sudah menunggu. Hari itu sangat mencekam. Beberapa siswa terlihat membawa duren. Suatu buah yang amat berbahaya jika dilemparkan ke arah orang lain. Apalagi kalau mengenai kepala. Bisa berabe.

Nuansa tawuran sudah tercium. Bahaya!

Graha Pena, 6 Okt 2012

 

 

 

 

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on Oktober 5, 2012, in Cerpen. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: