Pacitan


: Jeng Ratih-ku sayang

 

 

kucatat perjalanan kita seharian itu

juga perbincangan di antara engkau dan aku

 

tak habis-habisnya bibirmu berdecak kagum

menikmati panorama Pacitan

aku juga demikian

 

kupotret kebersamaan kita seharian itu

juga canda tawa di antara engkau dan aku

 

tak habis-habisnya bibirmu mengucap kagum

melihat pesona Pacitan

demikian pula aku

 

kukira, andai surga itu bocor,

lalu satu tetesan kecilnya sampai ke bumi

ialah pesona yang melekat pada kota ini

 

 

Graha Pena, 12 September 2012

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on September 12, 2012, in Puisi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: