Pojok Bahasa: Wajib Pajak = Tidak Logis!


Catatan Eko Prasetyo

editor Jawa Pos

Pada medio Juni 2012, saya mendapat pemberitahuan bahwa akan ada petugas dari kantor pajak yang melakukan pendataan di perumahan tempat saya tinggal. Beberapa hari kemudian, sang petugas berkunjung ke rumah saya. Ia mengaku datang dalam rangka sensus pajak.

Saya dimintai data-data terkait. Di antaranya, NPWP suami dan istri. Setelah mengisi formulir yang disediakan, saya diberi sebuah stiker yang bertulisan sensus pajak nasional. Saya perhatikan terdapat tulisan wajib pajak di lembaran formulir.

Setelah mencermati hal ini, saya menemukan ketidaklogisan pada kelompok kata wajib pajak. Hal yang sama terdapat pada singkatan NPWP (nomor peserta wajib pajak).

Mari kita perhatikan contoh kalimat di bawah ini.

  1. Kewajiban perpajakan merupakan kewajiban kenegaraan bagi setiap Wajib Pajak.
  2. Undang-Undang Pajak bertujuan meningkatkan peran serta para Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Dalam bahasa Indonesia, kaidah yang benar adalah ”wajib + kata kerja (verba)”.

Berdasar kaidah tersebut, wajib pajak sudah tentu tidak tepat. Sebab, pajak tergolong kata benda (nomina). Hal ini menyimpang dari kaidah ”wajib + kata kerja (verba)”.

Agar sesuai dengan kaidah itu, wajib pajak perlu diubah menjadi wajib membayar pajak/wajib bayar pajak. Orang yang wajib membayar pajak disebut pembayar pajak atau penanggung pajak.

Karena itu, kata pakar sintaksis (alm) Gatot Susilo Sumowijoyo, akan sangat aneh jika wajib pajak bermakna orang yang membayar pajak.

Sukodono, 10 September 2012

 

 

 

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on September 10, 2012, in Bahasa. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. informasi yang bagus, dan harus dibaca…thks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: