Salah Kaprah: Secepat Mungkin


Catatan Eko Prasetyo

editor Jawa Pos

Kalimat di bawah ini mungkin jamak kita temui.

  1. Pihak pemkab berusaha menangani distribusi raskin secepat mungkin.
  2. Usain Bolt berlari secepat mungkin untuk menjadi juara di nomor lari 100 meter putra.

Kelompok kata tersebut terjemahan harfiah dari as quick(ly) as possible. Dalam bahasa Inggris, as + adjective (adverb) + as possible merupakan ungkapan (idiom) yang sudah mantap dan taat asas (konsisten). Jadi, tidak sulit menyebutkan contoh yang lain. Misalnya:

as early as possible

as large as possible

as well as possible

Karena bahasa Indonesia memiliki system (struktur, pola) sendiri, kelompok kata secepat mungkin tidak berterima. Pola dalam bahasa Indonesia memiliki rumus sebagai berikut.

se + adjektiva berulang + nya

Dengan kaidah tersebut, terjemahan data bahasa Inggris tadi menjadi sebagai berikut:

sedini-dininya

seluas-luasnya

sebaik-baiknya

Yang tidak benar:

sedini mungkin

seluas mungkin

sebaik mungkin

Dalam bahasa Indonesia, pola “se + adjektiva berulang + nya” sering digunakan. Contohnya, secepat-cepatnya, sekeras-kerasnya, setinggi-tingginya, sejujur-jujurnya, selengkap-lengkapnya.

Contoh dalam kalimat adalah sebagai berikut.

  1. Berlarilah secepat-cepatnya!
  2. Bekerjalah sekeras-kerasnya!
  3. Berkatalah sejujur-jujurnya!

Nah, makna pola “se + adjektiva berulang + nya” adalah tingkat paling (superlatif) dalam kaitannya dengan kata kerja (verba).

Penjelasannya sebagai berikut.

  1. Berlarilah secepat-cepatnya! → Berlarilah dengan tingkat kecepatan paling tinggi!
  2. Bekerjalah sekeras-kerasnya! → Bekerjalah dengan tingkat semangat paling keras!

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa bentuk yang tepat adalah secepat-cepatnya, bukan secepat mungkin.

Sidoarjo, 8 September 2012

Daftar Pustaka:

Susilo, Gatot. 2000. Pos Jaga. Unipress Unesa

Ahmadi, Mukhsin. 1990. Dasar-Dasar Komposisi Bahasa Indonesia. Y3. Malang.

 

 

 

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on September 8, 2012, in Bahasa. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: