Bersua Dr Syamsul Sodiq MPd


Catatan Eko Prasetyo

Editor Jawa Pos

Setelah sekian tahun lamanya, akhirnya Kamis (6/9) saya bisa berkunjung kembali ke kampus tercinta, Unesa, di kawasan Lidah Wetan, Surabaya. Silaturahmi. Yang istimewa, setelah hampir sembilan tahun usai merampungkan pendidikan, saya bisa bertemu kembali dengan beberapa dosen saya dulu di jurusan S-1 bahasa dan sastra Indonesia. Di antaranya, Drs Diding MPd, Drs M. Najid MHum, dan Drs Jack Parmin MHum. Wajah mereka masih tetap seperti saat mengajar di kelas kami dahulu. Saya juga berbincang akrab dengan dosen baru seperti Mas Andik yang lulusan Unair itu.

Sudah banyak yang berubah. Dahulu, kali pertama menginjakkan kaki di bumi Lidah Wetan, suasananya masih sangat sepi. Begitu sepinya hingga daerah tersebut dikenal rawan tindak kriminalitas seperti perampasan sepeda motor dan penjambretan. Kini mungkin tidak lagi. Wajah kampus semakin cantik. Apalagi kini kawasan Surabaya Barat sedang gencar meningkatkan pembangunan infrastruktur. Kini di sana mudah ditemui kondominium (Graha Family), pusat perbelanjaan mewah (Supermall Pakuwon Indah), dan dekat kawasan perumahaan elite (Citraland).  Kampus itu kini amat strategis.

Tujuan utama saya adalah bertemu Ketua JBSI Dr Syamsul Sodiq MPd. Kami membahas kegiatan penjurian sebuah karya tulis. Dua kali saya mengunjungi Unesa untuk menemui beliau.

Pada pertemuan kedua, obrolan lebih santai meski terbilang singkat. Di sela-sela perbincangan, saya mengajukan diri untuk bisa memberikan motivasi dan kiat menulis di kalangan mahasiswa jurusan bahasa dan sastra Indonesia, almamater saya.

Pak Syamsul menyambut baik usul tersebut. Sangat antusias. Beliau juga menyebut nama Hernowo, penulis terkenal yang juga pimpinan penerbit Mizan. Ternyata Pak Syamsul amat mengenal Hernowo, yang disebutnya pernah mengisi seminar di FBS Unesa pada sekitar 2006.

Diceritakan bahwa Hernowo sangat terkesan ketika menjadi narasumber di Unesa. Betapa tidak, ”road show”-nya di kampus Univ. Brawijaya hanya dihadiri kurang lebih 80 orang. Sedangkan penampilannya di kampus Univ. Negeri Malang (UM) cuma didatangi sekitar 60 mahasiswa. ”Ketika mengisi acara di FBS Unesa, kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 300 mahasiswa,” tutur Pak Syamsul.

Itulah yang membuat Hernowo amat terkesan dengan semangat yang ditunjukkan para mahasiswa Unesa. Kala itu bukunya juga dibedah oleh dua dosen JBSI, yakni Kisyani Laksono (kini pembantu rektor I Unesa) dan Suyatno (sekarang kepala Humas Unesa).

Tak lupa Pak Syamsul menitipkan salam untuk Pak Hernowo kepada saya. Saya mengiyakan. Sebagai penulis papan atas, tentu saja nama Hernowo banyak dikenal di kalangan mana pun, termasuk akademisi.

Terakhir, Pak Syamsul mengatakan bahwa sudah seharusnya kegiatan menulis itu ditanamkan lebih dalam di kalangan mahasiswa, terutama jurusan bahasa dan sastra Indonesia, baik kependidikan maupun non kependidikan. ”Kalau kemahiran berbahasa Inggris itu jadi keunggulan mahasiswa jurusan bahasa Inggris, maka mahasiswa jurusan bahasa Indonesia harus lebih mahir menulis untuk menunjukkan keunggulannya,” tegasnya.

”Sebab, pada prinsipnya, menulis itu menunjukkan sisi intelektualitas seseorang,” lanjut Pak Syamsul. Dikatakannya, sepandai apa pun seseorang, jika ia tidak menulis, kepandaiannya tidak tampak.

Sebelum menutup perjumpaan siang itu, beliau berharap agar saya dan Hernowo bisa saja berduet untuk mengisi kegiatan menulis di FBS Unesa. Tentu saja ini sudah menjadi harapan saya sejak dulu. Hernowo adalah penulis produktif. Beberapa di antaranya jadi best seller nasional dan amat dikenang pembaca seperti Mengikat Makna, Andai Menulis Itu Sepotong Pizza, dan Quantum Reading. Akan jadi suatu kebanggaan bila bisa berduet dan bertukar pengalaman dengan penulis hebat seperti Hernowo. Mungkin nama saya sudah populer sebagai penulis, namun saya tetap ingin meniru jejak Hernowo: produktif menulis!

Dan itu yang ingin saya tularkan kepada almamater tercinta: Unesa!

Sidoarjo, 8 September 2012

 

 

 

Iklan

About Eko Prasetyo

Mari Beramal lewat Ilmu

Posted on September 8, 2012, in Catatan Harian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: